Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 29 Sep 2026 11:59 WITA

58 UMKM Ramaikan Arbizz Space Tenggarong, Kawasan Kuliner Ini Punya Skatepark dan Panggung Musik


Pujasera Arbizz Space (Angga/okeborneocom) Perbesar

Pujasera Arbizz Space (Angga/okeborneocom)

Okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA- Sebanyak 58 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meramaikan Arbizz Space, kawasan kuliner dan ruang publik baru di Bundaran Tuah Himba, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Kehadirannya menawarkan konsep berbeda dengan menggabungkan aktivitas ekonomi, olahraga, seni, dan hiburan dalam satu kawasan.

Sejak menggelar soft opening pada 19 September 2026, Arbizz Space mulai menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun komunitas. Beragam pilihan kuliner dan fasilitas yang tersedia menjadikan kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat makan, tetapi juga ruang berkumpul bagi warga.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyambut kehadiran pusat keramaian tersebut sebagai bagian dari perkembangan ruang publik di Tenggarong. Menariknya, nama Arbizz yang kini dikenal masyarakat ternyata memiliki cerita tersendiri.

Saat dimintai tanggapan mengenai kawasan tersebut pada Jumat (25/9/2026), Aulia mengungkapkan bahwa Arbizz merupakan singkatan dari Aulia Rendi Bisnis.

“Arbizz itu kan singkatan dari Aulia Rendi Bisnis,” ujar Aulia sembari berseloroh.

Di balik penamaan yang disampaikan secara santai itu, Arbizz Space hadir dengan konsep yang diarahkan untuk mendukung aktivitas kewirausahaan dan memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka.

Puluhan Tenant Tawarkan Ragam Kuliner

Keberadaan 58 tenant UMKM menjadi salah satu daya tarik utama Arbizz Space. Pengunjung dapat menemukan berbagai pilihan makanan dan minuman, mulai dari kopi kekinian, es krim, jajanan tradisional khas Kutai, hingga aneka hidangan berat.

Keragaman produk tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati berbagai sajian dalam satu lokasi. Pada saat bersamaan, kawasan ini menjadi ruang pemasaran bagi pelaku usaha lokal untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Konsep penggabungan aktivitas perdagangan dan rekreasi juga memberikan warna tersendiri bagi perkembangan ruang publik di Kota Raja.

Melalui kawasan ini, kegiatan ekonomi dapat berjalan berdampingan dengan aktivitas sosial masyarakat. Pengunjung bisa datang untuk berbelanja kuliner, bersantai, atau sekadar menikmati suasana tanpa harus memiliki tujuan khusus.

Dari Skatepark hingga Swara Arbizz

Tidak hanya mengandalkan sektor kuliner, Arbizz Space juga menyediakan fasilitas yang menyasar komunitas dan generasi muda.

Di area terbuka, tersedia skatepark yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas skateboard dan BMX untuk berlatih maupun menyalurkan hobi. Fasilitas ini menjadi ruang alternatif bagi anak muda untuk melakukan aktivitas olahraga sekaligus membangun interaksi dengan sesama pegiat komunitas.

Suasana kawasan semakin semarak dengan kehadiran Swara Arbizz, panggung musik terbuka yang memberikan ruang tampil bagi musisi lokal.

Melalui panggung tersebut, para musisi di Tenggarong memiliki kesempatan untuk menunjukkan kreativitas dan menghibur pengunjung. Kehadiran hiburan musik juga menambah pilihan aktivitas masyarakat, khususnya pada sore hingga malam hari.

Perpaduan fasilitas tersebut membuat Arbizz Space memiliki fungsi yang lebih luas dibandingkan pusat kuliner pada umumnya. Kawasan ini dirancang untuk dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai dari anak muda, komunitas olahraga, hingga keluarga.

Grand Opening Sempat Tertunda Akibat Kabut Asap

Perjalanan Arbizz Space sebelum dibuka untuk masyarakat sempat diwarnai penyesuaian agenda. Pemerintah daerah sebelumnya merencanakan grand opening dengan rangkaian kegiatan yang lebih meriah.

Namun, kondisi cuaca yang kurang mendukung, termasuk kabut asap yang sempat menyelimuti sebagian wilayah Tenggarong, membuat rencana tersebut harus ditunda.

Meski agenda peresmian belum terlaksana sesuai rencana awal, kawasan ini tetap memulai operasional melalui soft opening pada 19 September 2026.

Sejak saat itu, Arbizz Space mulai menarik perhatian masyarakat. Tingginya animo pengunjung turut mendorong rencana pengembangan kegiatan agar kawasan tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Safari Subuh Bakal Meramaikan Aktivitas Pagi

Pemerintah Kabupaten Kukar juga menyiapkan agenda lanjutan untuk memperluas pemanfaatan Arbizz Space. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pelaksanaan Safari Subuh di kawasan tersebut.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan aktivitas masyarakat sejak pagi hari, sehingga fungsi ruang publik tidak hanya terbatas pada waktu sore dan malam.

Rencana tersebut sekaligus memperlihatkan upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan kegiatan yang beragam di Arbizz Space, mulai dari aktivitas ekonomi, olahraga, hiburan, hingga kegiatan keagamaan.

Dengan semakin banyaknya agenda yang direncanakan, kawasan ini diharapkan dapat menjadi ruang interaksi masyarakat yang aktif sepanjang hari.
Area Kontainer Dibuka Awal Oktober

Pengembangan Arbizz Space belum berhenti pada fasilitas yang saat ini tersedia. Area kontainer di bagian belakang kawasan tengah dipersiapkan untuk menambah kapasitas tempat usaha dan memperluas pilihan kuliner bagi pengunjung.

Area tambahan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada awal Oktober 2026.

Kehadiran kontainer baru diharapkan membuka peluang bagi lebih banyak pelaku UMKM untuk bergabung sekaligus memperkaya variasi produk yang ditawarkan.

Pengembangan bertahap ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan kawasan sebagai pusat aktivitas ekonomi dan ruang publik di Tenggarong.

Dengan menggabungkan puluhan tenant UMKM, fasilitas olahraga, panggung musik, serta berbagai agenda masyarakat, Arbizz Space kini hadir sebagai alternatif tempat berkumpul yang menawarkan lebih dari sekadar pengalaman kuliner.

Kawasan ini sekaligus menjadi bagian dari perkembangan ruang ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara, dengan memberikan ruang bagi pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat untuk beraktivitas dalam satu lingkungan. (adv/diskominfokukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Belimbur Jadi Penutup Erau Adat Kutai 2026, Ahmad Yani Ajak Masyarakat Maknai Air sebagai Sumber Kehidupan

29 September 2026 - 17:30 WITA

Ribuan Lampu Jalan Mulai Terpasang di Kukar, Kawasan Pesisir Ikut Jadi Prioritas

29 September 2026 - 12:00 WITA

Anggaran Kukar Tertekan, DKP Pastikan Bantuan Perikanan Tetap Berjalan hingga Akhir 2026

29 September 2026 - 11:57 WITA

Luruskan Isu Pemindahan, Bupati Kukar Tegaskan Erau Adat Kutai Tetap Digelar di Tenggarong

28 September 2026 - 15:42 WITA

HUT ke-244 Tenggarong, Bupati Kukar Dorong Pelayanan Publik Lebih Humanis

28 September 2026 - 15:07 WITA

Ziarah Makam Raja, Bupati Kukar Tekankan Pentingnya Menjaga Sejarah dan Sakralitas Erau

28 September 2026 - 15:06 WITA

Trending di Advertorial