Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid (angga/okeborneo.com)
okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA -Beberapa minggu belakangan, telah banyak terjadi kebakaran lahan gambut di beberapa kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, ada empat kecamatan yang menjadi rawan karhutla, diantaranya, Muara Wis, Muara Muntai, Muara Kaman dan Samboja.
Menanggapi maraknya karhutla, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar Abdul Rasid mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kukar untuk dapat mengantisipasi bahaya kebakaran lingkungan.
“Karena cuaca akhir akhir ini sangat panas, dan selama 3 bulan ini tidak ada hujan. Kita lihat juga kondisi sungai mahakam sudah mulai surut, ” ujarnya.
Dengan meningkatnya intensitas cuaca panas, tentunya sangat rawan untuk terjadinya karhutla. Untuk itu Ia meminta kepada masyarakat untuk jangan melakukan pembakaran lahan sebab kondisi saat ini sangat berbahaya.
“Kalau toh ada alat pemadam kebakaran, kita takutnya medan jalan yang tidak bisa dijangkau, ” sebutnya.
Hal-hal seperti ini harus diperhatikan. Maka dari itu, harus dijaga jangan sampai terjadi kebakaran semakin meluas dan harapannya jangan sampai ada korban jiwa atas banyaknya musibah karhutla. (adv/dprdkukar/atr)








