TEKS FOTO : Kepala DP2KB Kukar, Maman Setiawan (Angga/okeborneo.com)
Okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong terwujudnya keluarga berkualitas melalui edukasi program keluarga berencana (KB) dan pelayanan kontrasepsi gratis bagi masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Program KB dan Kontrasepsi yang dirangkai dengan pelayanan KB gratis di Puskesmas Rapak Mahang, Jumat (2/10/2026). Kegiatan ini menj
adi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga.
Kepala DP2KB Kukar, Maman Setiawan, mengatakan program KB tidak semata-mata bertujuan mengatur jumlah kelahiran, tetapi juga mendorong terbentuknya keluarga yang berkualitas, baik dari sisi kesehatan ibu, ayah, maupun kesiapan pasangan sebelum membangun rumah tangga.
Menurutnya, perencanaan keluarga perlu dipahami sebagai bagian penting dalam kehidupan rumah tangga. Melalui edukasi yang diberikan, masyarakat diharapkan mampu memahami berbagai aspek yang perlu dipersiapkan dalam membangun keluarga.
“Intinya program ini tujuannya satu, kita harus mewujudkan keluarga yang berkualitas. Itu bisa dari sisi ibunya, bisa dari sisi bapaknya, atau sebelum menikah. Tapi kalau program ini memang khusus bagi yang sudah menikah, tujuannya itu,” ujar Maman.
Ia menjelaskan, program KB juga berkaitan dengan upaya membangun keluarga yang terencana. Karena itu, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman mengenai berbagai ketentuan dan aspek kesiapan dalam membina rumah tangga, termasuk terkait usia perkawinan.
DP2KB Kukar Targetkan 2.596 Pelayanan KB
Dalam pelaksanaan program tersebut, DP2KB Kukar mendapatkan dukungan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk membiayai kegiatan pelayanan KB.
Maman menyebut, kegiatan ini tidak menggunakan alokasi khusus dari APBD Kukar.
Melalui dukungan anggaran tersebut, DP2KB Kukar menetapkan target sebanyak 2.596 pelayanan KB dalam satu tahun. Target itu mencakup berbagai jenis layanan kontrasepsi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Beberapa metode kontrasepsi yang disediakan di antaranya Intrauterine Device (IUD) atau alat kontrasepsi dalam rahim, kontrasepsi implan atau susuk KB, serta metode lainnya.
Maman menjelaskan, pencapaian target pelayanan dilakukan melalui sejumlah momentum kegiatan sepanjang tahun. Pelayanan KB gratis di Puskesmas Rapak Mahang kali ini merupakan pelaksanaan ketiga dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan sebanyak dua kali di Kecamatan Tenggarong Seberang.
“Kalau dari DP2KB sendiri, kita menyelenggarakan ini ada anggaran kebetulan dari DAK, kalau dari APBD sendiri tidak ada. Jadi kita ada target itu dalam satu tahun 2.596. Itu terbagi beberapa jenis pelayanan, mungkin ada IUD, atau KB tempel, dan lainnya. Ini terkait dengan momentum. Ini yang ketiga, kemarin di Tenggarong Seberang dua kali, ini terakhir,” jelasnya.
Melalui sosialisasi dan pelayanan gratis tersebut, DP2KB Kukar berharap masyarakat semakin memahami manfaat program KB sekaligus memiliki akses terhadap layanan kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga melalui perencanaan yang lebih matang dan pelayanan yang dapat dijangkau masyarakat. (adv/diskomkukar)










