Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 3 Sep 2021 18:56 WITA

Curah Hujan Tinggi Samboja Kembali Banjir


Curah Hujan Tinggi Samboja Kembali Banjir Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Hujan deras mengguyur di beberapa daerah menyebabkan beberapa kecamatan di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) terendam banjir. Hal ini dirasakan langsung oleh Muhammad Maulana, salah satu warga Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja yang menyebutkan bahwa hujan cukup deras sejak Jumat (3/9/2021) pukul 01.00 WITA membuat kawasan rumahnya mengalami banjir.

“Hujan deras, jadi air naik subuh sekitar jam 04.00 WITA,” ungkapnya kepada media ini.

Kondisi yang sama juga dirinya lihat secara langsung di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Batara Agung Dewa Sakti ketinggian mencapai sedada orang dewasa.

“Tadi saya pantau, khususnya di Kelurahan Sungai seluang banjir mulai subuh dengan kedalaman kurang lebih sepaha orang dewasa sampai dengan sedada orang dewasa, tepatnya dekat rumah sakit,” jelasnya.

Diakuinya di tahun sebelumnya juga pernah terjadi banjir di lokasi ini, namun ketinggian tidak sampai seperti yang dirasakan sekarang. “Tahun sebelumnya pernah banjir tinggi hanya sampai lutut tidak sampai tinggi seperti ini. Tapi kurang dari satu bulan sudah dua kali banjir dan ini yang tinggi,”ungkapnya.

Sementara itu, Camat Samboja, Ahmad Nurkhalish saat dikonfirmasi mengungkapkan ada tiga kelurahan yakni Sungai Seluang, Wonotirto dan Margomulyo yang sangat terdampak akibat banjir ini.

“Kawasan itu tinggi kemudian kirimannya bisa mengarah ke Kampung Lama dan Tanjung Harapan,” ucapnya.

Dijelaskannya pula, kawasan yang terendam banjir bervariasi ketinggian air mulai dari sepinggang hingga sedada orang dewasa. “Hari ini sudah mulai turun, jam 11 siang sudah mulai mengalami penurunan,” tambahnya.

Mengantisipasi dan bentuk kesiapsiagaan, rekanan dari relawan telah menyiagakan satu buah perahu karet untuk melakukan evakuasi. “Tadi sudah turun perahunya, cuma belum saya monitor lagi, karena mereka baru datang,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya mendirikan dapur umum yang nantinya bisa langsung dimanfaatkan. “Dapur umum kami dirikan di Wonotirto, serta di kawasan Sungai Seluang kami juga sedang mempersiapkan untuk mengantisipasi,” sambungnya.

Ahmad Nurkhalish membeberkan wilayahnya sudah dua kali tergenang banjir dalam waktu sebulan ini, namun saat ini yang paling tinggi karena curah hujan cukup deras mulai dini hari. (bdp/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 179 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pesut Mahakam “Lion” Ditemukan Mati, Populasi Kini Tersisa 65 Ekor

8 Mei 2026 - 13:41 WITA

pesut mahakam

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Lima Rumah Ludes, Kebakaran di Kota Bangun Rugikan Warga Rp3 Miliar

23 April 2026 - 15:41 WITA

Kebakaran kota bangun

Kebakaran Landa Desa Sebuntal, 1 Rumah Hangus Terbakar

16 Juni 2025 - 11:53 WITA

Dikabarkan Pemuda Berprofesi Sebagai Badut Terjun ke Sungai Mahakam

12 April 2025 - 23:35 WITA

RSUD AM Parikesit Evakuasi Pasien ke Gedung Baru yang Akan Difungsikan sebagai Poliklinik

24 Oktober 2024 - 22:18 WITA

Trending di Peristiwa