Menu

Mode Gelap

DISPAR KUTAI KARTANEGARA · 6 Jun 2024 11:31 WIB

Desa Wisata Pela Raih Penghargaan Kalpataru Kategori Penyelamat Lingkungan


 Teks foto : Ketua Pokdarwis Pela, Alimin berfoto bersama dengan penghargaan Kalpataru (sumber foto : Alimin) Perbesar

Teks foto : Ketua Pokdarwis Pela, Alimin berfoto bersama dengan penghargaan Kalpataru (sumber foto : Alimin)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang nasional. Kali ini, Desa Pela berhasil meraih penghargaan Kalpataru dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

 

Penyerahan tersebut dilakukan di Aula Gedung Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Jakarta, Rabu (5/6/2024) kemarin. Dalam proses penyerahan penghargaan Kalpataru Pokdarwis Pela langsung didampingi oleh Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin dan Kepala Dinas DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo.

 

Ketua Pokdarwis Pela, Alimin mengatakan penyerahan itu dilakukan pada saat peringatan hari Lingkungan Hidup se-dunia. Desa Pela masuk dalam 10 besar penerima Kalpataru di kategori penyelamatan lingkungan.

 

“Jadi 10 besar dibagi jadi 4 kategori. Perintis itu 3 orang, Pengabdi ada 2 orang, Penyelamatan lingkungan ada 3,” kata Alimin, Rabu (5/6/2024) kemarin.

 

Dikatakan Alimin, sejak seleksi calon penerima Kalpataru ada beberapa ratus desa yang diusulkan, sedangkan yang masuk ke tahap selanjutnya untuk perwakilan Kaltim ada dua desa dengan dua kategori berbeda yakni kategori penyelamat dan perintis.

 

“Kemudian diseleksi lagi jadi 10 besar, jadi satunya perwakilan dari Kaltim itu juga lepas. Allhamdulillah Desa Pela masuk 10 besar penerima penghargaan Kalpataru,” ujarnya.

 

Setelah menerima penghargaan Kalpataru, Alimin berharap akan ada regenerasi mengingat apa yang dilakukan saat ini harus ada juga penerusnya di masa yang akan datang. Yaitu untuk menjaga kelestarian pesut dan satwa hingga ragam hayati lainnya.

 

“Semoga ke depan ada regenerasi penerus kita, warga sekitar juga mau mengikuti apa yang dilakukan desa yaitu menjaga pesut dan satwa lainnya dan ragam-ragam hayati yang ada di sungai dan danau,” pinta Alimin. (adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Festival Eroh Bebaya Berhasil Jadi Perhatian Masyarakat Lokal Hingga Turis Asing di Yogyakarta

12 Juni 2024 - 23:08 WIB

Edi Damansyah Lakukan Silaturahmi Bersama KTNA Muara Kaman

11 Juni 2024 - 15:10 WIB

Teks foto :istimewa

Festival Eroh Bebaya Sukes Digelar, Dispar Kukar : Ini Bagian Promosi Wisata dan Kebudayaan Kukar

10 Juni 2024 - 09:53 WIB

Sektor Wisata di Kecamatan Kota Bangun Berikan Dampak Bagi Pelaku UMKM

8 Juni 2024 - 21:13 WIB

Teks foto : Desa Wisata Pela

Dispar Kukar Ajak Pelaku Industri Pariwisata ke Yogyakarta untuk Studi Tiru

8 Juni 2024 - 14:32 WIB

Teks foto : Suasana Sharing bersama Pelaku Pariwisata Yogyakarta (angga/okeborneo.com)

Dispar Kukar Lakukan Study Tiru dan Sharing Seasons di Yogyakarta, Kembangkan Sektor Pariwisata

8 Juni 2024 - 12:32 WIB

Teks foto : Suasana study tiru oleh Dispar Kukar (angga/okeborneo.com)
Trending di DISPAR KUTAI KARTANEGARA