okeborneo.com, SAMARINDA – Aktivitas yang diduga sebagai arena sabung ayam kembali terlihat di kawasan Jalan Gerilya, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda. Lokasi tersebut sebelumnya pernah menjadi sasaran penindakan kepolisian setelah muncul laporan mengenai kegiatan serupa.
Hasil penelusuran okeborneo.com menemukan adanya aktivitas pertandingan ayam di sebuah arena yang dikenal dengan sebutan “Derby Solong Arena”. Dokumentasi yang diperoleh memperlihatkan kawasan parkir dipenuhi kendaraan, papan berisi daftar peserta dan hasil pertandingan, hingga trofi kejuaraan.
Sejumlah sumber yang mengetahui aktivitas di lokasi tersebut menyebut arena itu diduga dikelola seorang pria berinisial N.
Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebut mengatakan kegiatan di lokasi tersebut sempat menarik banyak pengunjung.
“Ramai betul waktu itu. Parkiran kendaraan di dalam penuh sampai ke pinggir jalan besar,” ujarnya.
Akses Sekitar 500 Meter, Ada Portal dan Pungutan Kendaraan
Dari penelusuran di lapangan, lokasi arena berjarak sekitar 500 meter dari Jalan Gerilya dan diakses melalui jalan tanah.
Sekitar 300 meter dari jalan utama terdapat sebuah portal. Saat penelusuran dilakukan, sekitar empat hingga enam orang terlihat berjaga di sekitar akses tersebut.
Kendaraan yang melintas menuju lokasi dikenai pungutan sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per kendaraan. Dari portal, perjalanan menuju kawasan arena masih berjarak sekitar 200 meter.
Setelah melewati akses tersebut, pengunjung tiba di kawasan yang menjadi lokasi arena dan area parkir kendaraan.
Trofi dan Papan Pertandingan
Dokumentasi yang diperoleh media ini juga memperlihatkan sebuah trofi bertuliskan “Champions Derby Solong Arena 09–10 Juni 2026”.

Selain trofi, terdapat papan yang memuat daftar peserta dan hasil pertandingan yang disebut berasal dari kegiatan di arena tersebut.
Sejumlah dokumentasi memperlihatkan trofi dan hasil pertandingan tersebut turut dipamerkan melalui media sosial.

Aktivitas di lokasi itu sebelumnya juga disebut pernah menarik peserta dari luar daerah. Warga mengatakan pada salah satu kegiatan, kendaraan pengunjung memenuhi area parkir hingga mendekati jalan utama.
Polisi Akan Cek Lokasi
Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Rachmat Aribowo mengatakan pihaknya belum mengetahui informasi mengenai aktivitas terbaru di lokasi tersebut.
“Saya belum tahu informasinya, nanti biar anggota saya cek,” kata Rachmat saat dikonfirmasi melalui telepon.
Lokasi tersebut sebelumnya pernah menjadi perhatian aparat kepolisian.
Berdasarkan pemberitaan Sapos.co.id pada Desember 2025, Kapolsek Samarinda Kota saat itu, Kompol Adi Suamirta, membenarkan aparat pernah melakukan pembubaran di lokasi tersebut.
“Pernah dibubarkan oleh Bhabinkamtibmas. Namun, berdasarkan informasi terbaru, aktivitas itu kembali beroperasi,” ujar Adi saat itu.
Dalam penindakan sebelumnya, aparat juga sempat mendatangi lokasi, tetapi tidak menemukan kegiatan sedang berlangsung. Sejumlah orang kemudian dimintai keterangan terkait aktivitas di kawasan tersebut.
Kini, dokumentasi pertandingan, trofi, papan peserta dan hasil laga, serta kembali terlihatnya aktivitas dan kendaraan di lokasi tersebut menjadi bahan yang akan ditindaklanjuti kepolisian.
Polresta Samarinda menyatakan akan melakukan pengecekan setelah menerima informasi mengenai aktivitas terbaru di kawasan yang dikenal sebagai “Derby Solong Arena” tersebut. (pep/bby)









