Menu

Mode Gelap

Advertorial · 28 Sep 2025 21:48 WITA

Distanak Kukar Perkuat Kapasitas Penyuluh Pertanian Lapangan Samboja


Camat Samboja Damsik. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Camat Samboja Damsik. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terus menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan di Kecamatan Samboja. Lewat kerja nyata mendampingi para petani, mereka memastikan berbagai program pertanian berjalan efektif di wilayah yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Camat Samboja Damsik menegaskan, peran PPL sangat vital dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi petani di lapangan. Menurutnya, para penyuluh tak hanya memberi arahan teknis, tetapi juga memastikan setiap bantuan dari pemerintah tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok tani.

“PPL ini ujung tombak pertanian kita. Mereka yang tahu kondisi petani di lapangan dan memastikan program berjalan dengan baik. Tapi jumlahnya memang masih terbatas,” ujar Damsik saat ditemui pada Minggu (28/9/2025).

Ia menjelaskan, Samboja memiliki 13 desa dan kelurahan dengan kondisi lahan yang beragam, namun jumlah penyuluh pertanian aktif masih belum sebanding dengan kebutuhan. Beberapa PPL bahkan sudah mendekati masa purna tugas, sementara regenerasi belum berjalan optimal.

“Beberapa penyuluh sudah hampir pensiun, tapi belum ada penggantinya. Akibatnya, pendampingan di beberapa wilayah belum maksimal,” tambahnya.

Meski menghadapi keterbatasan, Damsik mengapresiasi semangat dan dedikasi para PPL yang tetap konsisten membantu petani. Bahkan, mereka turut berkolaborasi dengan TNI dan Polri dalam menggerakkan program pemanfaatan lahan tidur melalui kegiatan penanaman jagung dan padi di sejumlah titik seperti Muara Sembilang dan Handil Baru.

Selain memberikan pendampingan teknis, para penyuluh juga berperan dalam menumbuhkan minat generasi muda agar mau terjun kembali ke sektor pertanian. Namun, Damsik mengakui tantangan ini tidak mudah, karena minat pemuda terhadap dunia tani kian menurun.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kapasitas dan peran PPL di seluruh wilayah Kukar, termasuk di Samboja.

“PPL bukan hanya pengawas, tapi juga motivator dan penggerak utama di lapangan. Mereka adalah jembatan antara pemerintah dan petani agar program benar-benar efektif,” tegas Taufik.

Ia menuturkan, Distanak Kukar tengah mempersiapkan penambahan tenaga penyuluh baru serta pelatihan berkelanjutan agar para PPL dapat beradaptasi dengan pertanian modern berbasis teknologi.

“Kami ingin penyuluh mampu menghadirkan inovasi dan semangat baru di sektor pertanian. Dengan begitu, produktivitas meningkat dan regenerasi petani muda bisa tumbuh,” pungkasnya. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Erau 2026 Digelar September di Tiga Kawasan, Sekolah Akan Dilibatkan

1 Agustus 2026 - 19:25 WITA

Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar Kaji Beasiswa S1 Perangkat Desa, Sasarannya Pemegang KTP Kukar

1 Agustus 2026 - 19:19 WITA

beasiswa S1 perangkat desa Kukar

Operasi Antik Kukar Ungkap 29 Kasus Narkoba, Penyerahan Pakai Titik GPS

31 Juli 2026 - 15:28 WITA

Operasi Antik Mahakam 2026 Kukar

Sekda Kukar: Regulasi Insentif Guru Non-ASN Belum Sah Saat Program Berjalan

30 Juli 2026 - 17:19 WITA

insentif guru non-ASN Kukar

Mangkir Kerja Jadi Pelanggaran Terbanyak, 8 ASN Pemkab Kukar Diberhentikan

30 Juli 2026 - 15:40 WITA

ASN Pemkab Kukar diberhentikan

Rahmat Dermawan Bantah Walkout PDI-P Kukar atas Instruksi Pihak Luar

29 Juli 2026 - 18:55 WITA

walkout PDI-P Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru