Menu ✖

Mode Gelap

Pariwisata · 10 Jul 2026 15:15 WITA

Efisiensi Anggaran, Dispar Kukar Prioritaskan Erau dan Evaluasi Agenda Wisata 2026


 Prosesi mengulur naga dalam Festival Erau Adat Kutai di Tenggarong. Dispar Kukar memastikan Erau tetap menjadi salah satu agenda prioritas pariwisata di tengah efisiensi anggaran 2026. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Prosesi mengulur naga dalam Festival Erau Adat Kutai di Tenggarong. Dispar Kukar memastikan Erau tetap menjadi salah satu agenda prioritas pariwisata di tengah efisiensi anggaran 2026. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara menyesuaikan sejumlah agenda pariwisata 2026 akibat kebijakan efisiensi anggaran. Festival Erau Adat Kutai tetap diprioritaskan, sedangkan sejumlah kegiatan lain masih dievaluasi berdasarkan kemampuan fiskal daerah.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, mengatakan seluruh agenda pariwisata telah disusun sejak awal tahun. Namun, pelaksanaannya perlu disesuaikan setelah adanya kebijakan efisiensi.

Menurut Ivan, Festival Erau Adat Kutai menjadi salah satu agenda yang dipertahankan karena kembali masuk dalam Kalender Event Nusantara Kementerian Pariwisata.

“Festival Erau Adat Kutai menjadi salah satu prioritas karena tahun ini kembali masuk dalam Kalender Event Nusantara. Kami berupaya agar pelaksanaannya tetap berjalan meskipun kondisi anggaran sedang dilakukan efisiensi,” ujar Ivan, Rabu, 8 Juli 2026.

Ivan menjelaskan, persiapan Erau telah dibahas sejak April melalui koordinasi antara Dispar Kukar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, serta Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Pelaksanaan kegiatan direncanakan menggunakan skema hibah kepada pihak kesultanan. Sementara itu, Dispar Kukar akan memusatkan dukungan pada promosi dan publikasi pariwisata.

Menurut Ivan, penyelesaian dokumen administrasi dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran diharapkan rampung pada Juli. Setelah itu, tahapan promosi dapat segera dilakukan untuk menarik kunjungan wisatawan.

Di tengah upaya mempertahankan Erau, sejumlah agenda pariwisata lainnya belum memperoleh kepastian. Kukar Festival Budaya Nusantara yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada awal Juli masih dievaluasi.

Festival Kota Raja yang selama ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Erau juga menghadapi penyesuaian akibat keterbatasan anggaran. Ivan belum memastikan apakah kedua agenda tersebut tetap dilaksanakan atau mengalami perubahan format dan jadwal.

Meski anggaran pemerintah daerah terbatas, aktivitas pariwisata di tingkat desa dan kecamatan masih berjalan. Ivan menyebut beberapa pemerintah desa tetap berkomitmen menggelar festival dengan mengoptimalkan dukungan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.

Salah satunya adalah Festival Sri Muntai di Kecamatan Muara Muntai yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus. Pemerintah setempat telah berkoordinasi dengan Dispar Kukar mengenai persiapan penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Dispar Kukar, lanjut Ivan, akan memberikan dukungan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia. Bentuk dukungan dapat berupa promosi, publikasi, dan fasilitasi talenta untuk membantu penyelenggaraan kegiatan pariwisata di daerah.

“Efisiensi anggaran bukan berarti promosi pariwisata berhenti. Kami tetap memaksimalkan sumber daya yang ada agar kegiatan pariwisata terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pelaku usaha lokal,” katanya.

Dispar Kukar berharap penyesuaian agenda tidak menghentikan aktivitas pariwisata di daerah. Pemerintah akan memprioritaskan kegiatan yang dinilai memiliki jangkauan promosi luas dan berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Alokasikan Anggaran Umrah Gratis bagi Pemuka Agama Mulai 2027

28 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Kukar Idaman Terbaik Dorong Solusi Air Bersih hingga Wilayah Pesisir

28 Oktober 2026 - 14:47 WITA

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Terlibat Aktif dalam Pembangunan

28 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Tabang Masih Kerap Padam, Bupati Kukar Dorong Pemerataan Manfaat Batu Bara Lewat PLTU

27 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Bupati Kukar Usulkan Lahan Eks Tambang untuk Pemberdayaan Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 19:51 WITA

SAE PASTARUNG Diresmikan, Pemkab Kukar Dukung Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Tenggarong

27 Oktober 2026 - 19:50 WITA

Trending di Advertorial