Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 21 Mar 2022 16:38 WITA

Kaltim Incar Dongkrak Indeks Desa Membangun


Kaltim Incar Dongkrak Indeks Desa Membangun Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA – Salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan di desa adalah skor pada Indeks Desa Membangun (IDM). Karena itu, satu di antara banyak program yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim adalah meningkatkan angka IDM ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim M Syirajuddin menyebutkan, pembangunan di desa saat ini diprioritaskan untuk peningkatan Indeks Desa Membangun.

“Ada banyak hal yang menjadi acuan saat penilaian Indeks Desa Membangun,” kata Syirajuddin pada media ini, Senin (21/3/2022) tadi. Di Kaltim, saat ini ada 841 desa. Kegiatan di seluruh desa ini akan diukur. Tolok ukur utama adalah ketahanan sosial dasar, ketahanan ekonomi dan ketahanan ekologi.

Disebutkan, sejak 2015, IDM selalu dilakukan pengukuran oleh Kementerian Desa. Di antara 34 provinsi di Indonesia, pada 2021 tadi, Kaltim berada di peringkat 6.

“Peringkat itu bisa didapatkan berkat dukungan para kepala desa, bersinergi dengan seluruh DPMPD, di 7 kabupaten,” sebutnya. Juga tak kalah pentingnya, dukungan tenaga pendamping desa dari Kemendes.

Dikatakan, beberapa hal yang diukur dari aspek sosial dasar adalah pendidikan. Misalnya ketersediaan guru, hingga gedung sekolah. Juga di bidang kesehatan misalnya sarana kesehatan puskesmas, dan tenaga medis. Infrastruktur jalan, air minum, listrik, pasar, perbankan, kantor pos dan BUMDES juga diukur dengan harapan bisa membangkitkan pengembangan ekonomi.

Sedangkan di aspek ekologi, tolak ukurnya adalah dari mulai tanggap bencana, kelestarian lingkungan, termasuk pengelolaan sampah.

“Mudah-mudahan sinergi yang dilakukan terus meningkat, sehingga upaya peningkatan IDM ini bisa terwujud dengan baik,” sebutnya. Sebab, Kaltim tentu tidak hanya puas di peringkat 6. Harapannya bisa terus meningkat di 3 besar di Indonesia. (ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkab Kukar Mulai Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

10 Agustus 2026 - 15:17 WITA

pembagian bendera Merah Putih di Kukar

Kukar Perjuangkan Dana Kurang Bayar Rp2,4 Triliun ke Kemenkeu

5 Agustus 2026 - 19:35 WITA

dana kurang bayar Kukar

Sekda Kukar: Regulasi Insentif Guru Non-ASN Belum Sah Saat Program Berjalan

30 Juli 2026 - 17:19 WITA

insentif guru non-ASN Kukar

Mangkir Kerja Jadi Pelanggaran Terbanyak, 8 ASN Pemkab Kukar Diberhentikan

30 Juli 2026 - 15:40 WITA

ASN Pemkab Kukar diberhentikan

Fraksi PDI-P Walk Out, Aulia Pertanyakan Dukungan terhadap Kukar Idaman Terbaik

28 Juli 2026 - 21:05 WITA

Fraksi PDI-P walk

Fraksi PDI-P Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027, Minta Waktu Kaji Dokumen

28 Juli 2026 - 19:48 WITA

KUA-PPAS 2027
Trending di Pemerintahan