Salah satu taman kota dari perusahaan di Tenggarong yang masih berlangsung progres pembangunannya (angga/okeborneo.com)
okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Abdul Rasid mendukung penuh proses pembangunan tujuh taman di Kecamatan Tenggarong. Ketujuh taman ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2023 .
Pembangunan ketujuh taman tersebut merupakan bantuan dari perusahaan untuk mewujudkan Tenggarong sebagai Kota Budaya. Adapun anggarannya sepenuhnya murni melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).
Abdul Rasid mengapresiasi kepada perusahaan yang telah terlibat dalam proses pembangunan taman. Menurutnya, mereka telah berpartisipasi dalam mewujudkan pembangunan di Kukar.
“Saya sangat mendukung penuh pembangunan taman yang dilakukan pemerintah dan perusahaan ini. Karena ini merupakan bagian dari membangun Kukar menjadi lebih baik,” ujar Rasid, Jumat (25/8/2023).
Untum itu, Rasid berharap agar pembangunan taman dapat menjadi momentum perusahaan lain untuk dapat ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kukar. Bukan hanya tujuh perusahaan, Rasid menginginkan ratusan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar untuk dapat ikut berpartisipasi dalam hal pembangunan.
“Kalau bisa semua perusahaan itu meninggalkan kesan positif bagi kita, karena mereka mencari uang di tempat kita. Jadi harus berkontribusi untuk kita, yang jelas kami di DPRD Kukar terus mendukungnya selama itu menyangkut kepentingan masyarakat,” tutup Rasid.
Berdasarkan informasi, pembangunan taman kota ini tersebar di tujuh titik Tenggarong dengan anggaran Rp 5,3 Miliar. Tujuh perusahaan berkontribusi untuk pembangunan satu taman. Diantaranya adalah taman kota berlokasi di depan Museum Mulawarman dikerjakan PT Mahakam Sumber Jaya (MSJ) dengan nilai Rp 2,9 miliar.
Dengan enam taman yang dianggarkan Rp 500 juta per tamannya. Yakni, PT Khotai Makmur Insan Abadi mengerjakan Taman Median Tenggarong, PT Toba Bara Sejahtera mengerjakan Taman Bundaran Tenggarong. PT Multi Harapan Utama (MHU) yang mengerjakan Taman Bawah Jembatan, PT Jembayan Muara Bara mengerjakan Taman Jam Bentong Utara Tenggarong. PT Anugrah Bara Kaltim mengerjakan Taman Tepi Sungai Tenggarong. Beserta PT Alam Jaya Bara Pratama yang akan mengerjakan Taman Jam Bentong Selatan Tenggarong. (adv/dprdkukar/atr)








