Menu

Mode Gelap

Hukum - Kriminal · 31 Mar 2022 15:39 WIB

Lima Kapal Dilarang Berlayar Hingga Persoalan Jembatan Mahakam Tuntas


 Lima Kapal Dilarang Berlayar Hingga Persoalan Jembatan Mahakam Tuntas Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA — Pasca insiden putusnya tali tambat tongkang yang mengakibatkan tertabraknya pilar Jembatan Mahakam, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda, memutuskan untuk menunda pelayaran kelima kapal tugboat yang terlibat dalam insiden tersebut.

Hal tersebut berlaku pula pada tongkang dengan muatan batu bara yang diketahui berasal dari kawasan Hulu Mahakam.

Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli KSOP Kelas II Samarinda, Captain Slamet Isyadi mengungkapkan, untuk saat ini kelima tongkang masih dilarang bergerak dan untuk sementara ditambatkan pada dua dermaga.

“Dua tongkang di Hulu Mahakam sebelum Jembatan Mahakam, dan tiga di wilayah perairan Palaran,” ucapnya Kamis (31/3/2022)

Dikatakan Slamet pula, tindakan tegas yang dilakukan KSOP ini merupakan bagian dari proses penyelidikan serta sebagai bentuk menuntut pertanggung jawaban perusahaan pemilik kapal mengenai ganti rugi.

“Jadi, ini sama halnya seperti kejadian 2021 lalu. Tongkang dan muatannya kami tahan, sampai semua beres. Kami baru memberikan izin kembali, nanti setelah ada surat resmi dari Balai Besar Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BBPJN) XII Kaltim Kaltara, terkait sudah terselesaikannya persoalan ganti rugi,” bebernya.

Lebih lanjut diungkapkan Slamet, hingga saat ini belum mendapatkan laporan dari BBPJN mengenai apakah insiden tersebut menimbulkan kerusakan pada Jembatan Mahakam.

“Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari BBPJN,” pungkasnya.

Untuo diketahui, Insiden itu melibatkan 5 tongkang bermuatan batu bara, yang berlayar dari Hulu Mahakam. Kelima kapal muatan itu hanyut karena tali tambat yang terpasang di dermaga putus.

Kelima tongkang itu yakni, Bahari Perdana 19, Mahakam Dolpin 11, 15, dan 18, serta GT 19. (bdp/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bejat! Seorang Ayah Kandung Asal Muara Kaman Perkosa Anak Kandung Sendiri

27 Mei 2024 - 19:30 WIB

Teks foto : Rilis Polres Kukar (angga/okeborneo.com)

Kedai Makanan Ditabrak Mobil PickUp Bermuatan Semangka, 1 Orang Meninggal Dunia

9 Maret 2024 - 13:03 WIB

Gitar Isi Ganja di Samarinda Tak Bertuan, BNNP Kaltim Telusuri Pengirim dan Penerimanya

6 Maret 2024 - 23:40 WIB

Mahasiswa di Samarinda Pesan Ganja Dalam Pigura Ditangkap BNNP Kaltim

6 Maret 2024 - 23:38 WIB

5,6 Kg Ganja Dimusnahkan BNNP Kaltim, 1,6 Kg Diantaranya Tak Bertuan

6 Maret 2024 - 23:34 WIB

Satu Orang Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Kembali Diamankan Polresta Samarinda

17 Oktober 2023 - 11:26 WIB

Trending di Hukum - Kriminal