Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 26 Sep 2026 22:06 WITA

Pramuka Garuda Bisa Jadi Poin Tambahan Saat Lanjut Pendidikan


Pramuka Garuda Bisa Jadi Poin Tambahan Saat Lanjut Pendidikan Perbesar

TEKS FOTO: Kabid Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin (istimewa)

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Predikat Pramuka Garuda tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas capaian peserta didik dalam kegiatan kepramukaan. Sertifikat tersebut juga dinilai dapat menjadi nilai tambah ketika peserta didik melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kepala Bidang Kepramukaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar), Nopan Solihin, mengatakan prestasi Pramuka Garuda dapat diperhitungkan bersama capaian lainnya dalam proses penerimaan peserta didik.

Menurutnya, peluang tersebut dapat diterapkan ketika siswa menyelesaikan pendidikan di tingkat SD dan melanjutkan ke SMP, maupun dari SMP ke SMA. Sertifikat Pramuka Garuda dapat menjadi salah satu poin penunjang dalam proses seleksi sesuai ketentuan masing-masing lembaga pendidikan.

“Misalnya dari SD mau ke SMP atau SMP mau ke SMA, dia sebagai Pramuka Garuda dan memiliki sertifikat, itu bisa diprioritaskan. Sama seperti prestasi lainnya, sertifikat itu menjadi poin tambahan,” ujar Nopan, Sabtu (26/9/2026).

Ia menjelaskan, sekolah tidak hanya membutuhkan peserta didik dengan kemampuan akademik, tetapi juga melihat berbagai potensi dan prestasi yang dimiliki. Karena itu, capaian di bidang kepramukaan, olahraga maupun bidang lainnya dapat menjadi bagian dari pertimbangan.

“Sekolah mencari bibit-bibit yang bagus. Kalau dia pernah juara di bidang olahraga atau memiliki prestasi lainnya, itu bisa menjadi poin utama atau poin penunjang,” jelasnya.

Menurut Nopan, perhatian terhadap prestasi Pramuka Garuda juga mulai terlihat pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ia menyebut peluang tersebut dapat ditemukan dalam penerimaan perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan, meski penerapannya tetap bergantung pada kebijakan masing-masing institusi.

Ia mencontohkan Universitas Mulawarman yang disebut memberikan perhatian terhadap peserta didik pemegang sertifikat Pramuka Garuda. Namun, Nopan menegaskan mekanisme penerimaan dan bentuk prioritas tetap mengikuti aturan yang ditetapkan pihak perguruan tinggi.

“Dari Universitas Negeri Mulawarman, kalau tidak salah yang memiliki sertifikat Pramuka Garuda dan sudah lulus SMA bisa diperhitungkan untuk mendapatkan prioritas tanpa tes lagi,” katanya.

Nopan menegaskan, sertifikat Pramuka Garuda bukan satu-satunya penentu dalam proses seleksi. Khusus sekolah kedinasan, masih terdapat sejumlah persyaratan lain yang harus dipenuhi peserta, termasuk aspek fisik dan indikator penunjang lainnya.

“Sekolah kedinasan mulai melihat ke situ. Cuma banyak unsur lain yang dinilai, misalnya fisik, tinggi badan dan poin-poin penunjang lainnya. Jadi sertifikat Pramuka Garuda ini sifatnya sebagai nilai tambahan,” ungkapnya.

Selain menjadi nilai tambah dalam pendidikan, prestasi Pramuka Garuda juga disebut dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian beasiswa bagi peserta didik berprestasi.

“Beasiswa juga begitu. Kemarin beasiswa Pramuka Garuda kemungkinan juga sudah didapatkan. Jadi sudah mulai mendapat perhatian,” tandasnya.

Dispora Kukar pun mendorong peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan dan prestasi melalui kegiatan kepramukaan. Predikat Pramuka Garuda diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga dapat membuka peluang tambahan bagi peserta didik dalam melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensinya.(adv/diskominfokukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Kukar Dorong Siskamling hingga Masjid untuk Cegah Kebakaran

18 Oktober 2026 - 13:59 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Penanganan Bertahap bagi Korban Kebakaran Loa Ipuh

18 Oktober 2026 - 13:56 WITA

Tinjau Lokasi Kebakaran Loa Ipuh, Bupati Kukar Dorong Penguatan Mitigasi

18 Oktober 2026 - 13:53 WITA

500 Guru Mengaji di Kukar Ikuti Sertifikasi, Perkuat Kualitas Pendidikan Al-Qur’an

17 Oktober 2026 - 19:05 WITA

DPMPTSP Kukar Catat 40 Ribu UMKM, Pengurusan NIB Bisa Gratis di MPP

17 Oktober 2026 - 19:03 WITA

PAD Kukar dari PBG dan Tenaga Kerja Asing Tembus Rp2,3 Miliar

17 Oktober 2026 - 19:01 WITA

Trending di Advertorial