Menu

Mode Gelap

Sosial · 8 Apr 2022 19:58 WITA

PWI – SMSI Kutim Bersihkan Bekas Banjir di Sangatta Selatan


PWI – SMSI Kutim Bersihkan Bekas Banjir di Sangatta Selatan Perbesar

okeborneo.com, SANGATTA – Puasa tak harus menghalangi warga melakukan kegiatan. Salah satunya bersih lingkungan. Inilah yang dilakukan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutim dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kutim.
PWI – SMSI ikut tergabung dengan berbagai instansi untuk menjaga lingkungan setelah banjir di Sangatta. Kegiatan dilaksanakan sejak pukul 16.00 Wita-17.30 Wita, Jumat (8/4/2022).

Kehadiran PWI dan SMSI ikut mendukung instansi lain seperti Kodim 0909 Kutim, Polres Kutim, kantor Desa Sangatta Selatan, Gerakan Peduli Air dan Sampah (G-PAS), dan Bidak. Semuanya ikut mendukung aksi ini. Sedikitnya lebih dari 30 orang terlibat dalam Gerakan Jumat Bersih ini.

Kepala Desa Sangatta Selatan, Roni Wahyudi memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas keterlibatan semua pihak dalam bersih lingkungan di desanya.

“Semoga saja kegiatan seperti ini bisa terus berlangsung,” ujar Roni.

Dandim 0909 Kutim, Letkol Czi Heru Aprianto melalui Pasi Intel Bagus Aji Suryanata Kusuma mengatakan, pihaknya sangat mendukung bersih lingkungan tersebut. Anggota Kodim pun dikerahkan untuk terlibat dalam kegiatan ini.

“Tentu kami sangat mendukung. Semoga saja masyarakat sadar dan membuang sampah tepat waktu dan pada tempatnya,” katanya.

Ketua PWI Kutim, Ibnu Djuraid pun mengaku siap terlibat kapan pun dalam bersih lingkungan. Ini untuk mendukung program PWI Kutim dalam pengabdian pada masyarakat.

“Kutim kerap banjir. Terakhir beberapa pekan lalu. Banjir sangat besar sekali. Untuk itu, perlu sama-sama menjaga lingkungan. Tak membuang sampah sembarangan. Apalagi ke sungai,” katanya.

Senada, Ketua SMSI Kutim, Dhedy SP pun mendukung program bersih lingkungan. “Wajib digalakkan. Sehingga masyarakat sadar dan mencontoh langkah tersebut,” sebutnya.

Dikatakan, pihaknya juga fokus pada bersih lingkungan. Termasuk bersih-bersih sungai. “Tentu kita berharap masyarakat sadar bahwa sampah merupakan penyebab banjir. Mari jaga lingkungan bersama,” katanya.

Ia pun berharap kepada pemerintah memberikan sanksi tegas kepada mereka yang membuang sampah sembarangan khususnya ke sungai. Selain melanggar juga merusak lingkungan.

“Beri sanksi tegas. Jika tidak, sungai akan tercemar dan dangkal. Apalagi kita menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya. (iq/ib/yd/ef)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hangatnya Bukber Kesahmati Samarinda,Tetap Solid Sejak 2010

14 Maret 2026 - 04:07 WITA

Layanan SKCK Online Polres Kukar, Tak Perlu Lagi Antre di Kantor Polisi

2 November 2025 - 18:54 WITA

layanan SKCK online Polres Kukar

Tiga Pasangan Calon Bupati Kukar Paparkan Visi Misi dalam Debat Publik Pasca Putusan MK

9 April 2025 - 20:41 WITA

Timnas Indonesia Menang atas Bahrain, Warga Tenggarong Gelar Nonton Bareng

26 Maret 2025 - 04:38 WITA

Siap Menangkan PSU, PDIP Kukar Minta Relawan Rapatkan Barisan dan Kawal Suara Rakyat

24 Maret 2025 - 13:27 WITA

Diduga Langgar Putusan MK, Cawabup Kukar Alif Turiadi Dilaporkan ke Bawaslu

23 Maret 2025 - 18:29 WITA

Trending di Advertorial