Menu

Mode Gelap

DPR RI · 18 Agu 2021 21:10 WIB

Safaruddin : Ketahanan Pangan Solusi Kesejahteraan Masyarakat


 Safaruddin : Ketahanan Pangan Solusi Kesejahteraan Masyarakat Perbesar

Apresiasi Upaya Pemkab Wujudkan Kukar Merdeka Pangan

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan, melalui Kerja Sama Program Budidaya dan Kerja Sama Pembelian Jagung Pipil Kering di Kukar bertajuk Agro Solution mendapat apresiasi anggota DPR RI Dapil Kaltim, Safaruddin.

Menurut Safaruddin, langkah Pemkab Kukar yang merangkul stake holders terkait merupakan langkah konkret dalam mewujudkan Kukar Merdeka Pangan. Ini merupakan gagasan besar untuk meningkatkan perekonomian di tengah hantaman pandemi Covid-19 yang belum juga reda.

“Ketahanan pangan adalah solusi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kaltim, khususnya Kukar, memiliki potensi yang begitu besar. Mulai dari potensi lahan hingga sumber daya manusia (SDM). Makanya, saya sangat mengapresiasi upaya Pemkab Kukar dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan demi meningkatkan kesejahteraan,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu.

Kapolda Kaltim 2015-2018 itu mengungkapkan, berbagai tantangan muncul sebagai dampak dari pandemi virus beralias corona. Kemiskinan, ketimpangan, dan pengangguran terjadi. Sehingga, solusi dari itu semua adalah mewujudkan ketahanan pangan.

“Kukar bisa menjadi contoh sekaligus pilot project dalam rangka percepatan program kemandirian dan ketahanan pangan di Kaltim, bahkan Indonesia. Insya Allah saya yakin dan percaya, program-program di sektor pertanian ini juga dapat menekan angka kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta meningkatan kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Safaruddin juga mengapresiasi pemilihan jagung sebagai komoditas utama. Dirinya sependapat dengan Bupati Kukar, Edi Damansyah bahwa jagung hibrida mudah untuk ditanam dan membutuhkan waktu tidak lama untuk proses panennya.

“Apalagi, investor pembelinya sudah ada. Juga ada kemudahan KUR (kredit usaha rakyat), pendampingan, penyuluhan asuransi gagal panen, hingga ketersediaan pupuk dan pestisida. Tentu petani tidak akan dirugikan. Selain itu juga menyesuaikan kondisi tanah di Kukar,” tutup anggota Komisi III DPR RI yang membidangi persoalan hukum, keamanan, dan hak asasi manusia itu.

Untuk diketahui, Pemkab Kukar menjalin kerja sama dengan enam perusahaan budidaya dan pembelian jagung pipil kering melalui program Agro Solution. Enam perusahaan yang berkolaborasi dengan Pemkab Kukar adalah PT Indoditas Duta Raya, PT Restu Agropro Jayamas, PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Kayaku, PT Asuransi Central Asia (ACA), dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara). (*/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Kapasitas Pelaku Parekraf di Balikpapan, Hetifah: Public Speaking Jadi Kebutuhan Untuk Makin Maju

23 Mei 2024 - 20:48 WIB

Hetifah Tegaskan Pentingnya Peran Guru Penggerak dalam Majukan Pendidikan

29 Juli 2023 - 17:35 WIB

Hetifah Tegaskan Pentingnya Peran Guru dalam Transisi PAUD Menuju SD yang Menyenangkan

28 Juli 2023 - 17:17 WIB

Hetifah Fasilitasi Penguatan Kapasitas Pelaku Ekraf Atas Pelindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)

15 Juli 2023 - 12:59 WIB

Perhelatan TRF 2023, Perputaran Ekonomi Ditaksir Mencapai Puluhan Juta Rupiah

25 Juni 2023 - 09:58 WIB

Sebanyak 19 Ribu Pelajar di Kukar Terima Beasiswa PIP Jalur Aspirasi Hetifah Sjaifudian

24 Juni 2023 - 15:17 WIB

Trending di DPR RI