Menu

Mode Gelap

Hukum - Kriminal · 18 Apr 2022 15:00 WITA

Sebelum Kabur Sopir Mengaku Sempat Mencoba Membangunkan Pemilik Ruko


Sebelum Kabur Sopir Mengaku Sempat Mencoba Membangunkan Pemilik Ruko Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA — Polresta Samarinda berhasil mengamankan sopir bersama seorang penumpang mobil Toyota Hilux KT 8502 NN yang terlibat insiden terbakarnya ruko yang menyebabkan 7 orang meninggal dunia.

Diketahui (MR) sebagai sopir sedangkan (IR) sebagai penumpang yang sesaat setelah kejadian kecelakaan yang diduga pemicu terbakarnya ruko tiga pintu tersebut sempat melarikan diri.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli mengatakan dri hasil olah TKP dan identitas kendaraan yang diduga menjadi penyebab terjadinya kebakaran, kemudian kita mendapatkan data dan alamat kepemilikannya setelah itu rekan dari Reskrim dan Lalulintas bergerak cepat mencari dan berhasil ditemukan.

“Sopir dan penumpang itu orang Mahakam Ulu, mereka ditangkap di perumahan Grand Taman Sari, Loa Janan Ilir sekitar pukul 09.00 WITA setelah kejadiannya,” ucapnya.

Dari hasil penyelidikan awal sopir dan temannya tersebut mengaku kelelahan karena perjalanan jauh dari Bengalon, Kutai Timur dengan tujuan Samarinda.

“Jadi yang bersangkutan diminta tolong untuk mengembalikan kendaraan tersebut karena sudah selesai digunakan,” katanya.

Sementara itu, untuk penetapan tersangka akan segera dilakukan setelah semua keterangan lengkap dan hasil olah TKP.

“Untuk pasal yang dikenakan akan dilihat berdasarkan hasil keterangan dan olah TKP nantinya,” sebutnya.

Jadi, lanjut Ary dari keterangan sopir tersebut, setelah kejadian dirinya sempat berusaha keluar dari mobil karena terjepit dan dapat kita juga lihat posisi mobil yang terhimpit di gorong-gorong, kemudian dia memecahkan kaca bagian belakang kemudian keluar.

“Dari pengakuan sopir, dia sempat berteriak mencoba membangunkan pemilik ruko karena sudah tampak api yang berasal dari mobil tersebut lalu api semakin berkobar maka mereka lari untuk menyelamatkan diri,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkan Ary, langkah kepolisian selanjutnya adalah menunggu hasil Puslabfor Mabes Polri cabang Surabaya untuk bersama melakukan olah TKP kembali sehingga bisa memastikan penyebab utama dan asal api.

“Hasil dari Puslabfor nanti akan kita cocokan berdasarkan keterangan yang kita dapat sehingga dapat kita temukan penyebab utama terjadinya kejadian tersebut,” pungkasnya. (bdp/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jendela Belakang Dicongkel, Laptop hingga Tabung Gas Raib dari Rumah di Muara Kaman

11 Juli 2026 - 18:31 WITA

Muara Kaman

Pembayaran Honor Disdikbud Kukar Rp9,5 Miliar Didalami, Bankaltimtara Siap Kooperatif

8 Juli 2026 - 16:32 WITA

pembayaran honor Disdikbud Kukar

Disdikbud Kukar Digeledah Kejati, Aulia Minta Mekanisme BPK Tetap Diberi Ruang

7 Juli 2026 - 14:19 WITA

Disdikbud Kukar digeledah Kejati

Kejati Kaltim Geledah Kantor Disdikbud Kukar, Usut Dugaan Korupsi TPP dan Insentif Guru

7 Juli 2026 - 10:44 WITA

Kejati Kaltim geledah Disdikbud Kukar

Temuan BPK Jadi Pintu Masuk, Kejari Kukar Dalami Dugaan Penyimpangan SPPD Disdikbud

4 Juli 2026 - 19:55 WITA

Kejari Kukar temuan BPK Disdikbud

Polisi Jelaskan Alasan Tersangka Samarinda Half Marathon Tidak Ditahan

30 Juni 2026 - 18:19 WITA

tersangka Samarinda Half Marathon tidak ditahan
Trending di Hukum - Kriminal