Menu

Mode Gelap

Bisnis · 15 Jul 2023 17:14 WITA

Tekankan Potensi Wisata Balikpapan, Hetifah Laksanakan Penguatan Kapasitas Pelaku Desa Wisata Meranti


Tekankan Potensi Wisata Balikpapan,  Hetifah Laksanakan Penguatan Kapasitas Pelaku Desa Wisata Meranti Perbesar

okeborneo.com, BALIKPAPAN – Belum lama ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian kembali memfasilitasi Penguatan Kapasitas bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata Meranti, Balikpapan Utara.

Kegiatan yang dihadiri oleh tak kurang dari 70 orang pelaku parekraf, Pokdarwis desa wisata, tokoh-tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi masyarakat, menghadirkan narasumber Hetifah Sjaifudian (wakil ketua komisi X DPR RI), Hendry Karnoza (Kemenparekraf RI), CI Ratih Kusuma (kepala dinas pemuda, olahraga, dan pariwisata kota Balikpapan), dan Anas Syaifullah (ketua desa wisata Bejiharjo).

Ketua Pokdarwis, Sukardi, menyampaikan bahwa desa wisata meranti Etam saat ini berusia 2 tahun 10 hari, ada program jangka pendek, menengah dan jangka panjang diantaranya juga kerjasama dengan para perusahaan.

Hendry Karnoza menyampaikan optimisme pengembangan pariwisata diantaranya melalui desa wisata untuk dapat mandiri berkelanjutan. “Sehingga penting untuk kolaborasi antar sektor, pentahelix” jelasnya.

Hetifah yang merupakan anggota DPR RI Daerah pemilihan Kalimantan Timur ini menyampaikan bahwa desa wisata dapat menjadi jalan pengembangan pariwisata. Wisata didominasi oleh vegetasi Kayu Meranti dan Jati Belanda serta terdapat vegetasi lainya seperti bambu, rotan, sengon dan karet.

Masalah mendasar dalam pengelolaan desa wisata diantaranya terkait potensi wisata yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal Infratstur atau jalan akses menuju lokasi yang memadai, dan terbatasnya SDM di tingkat desa untuk mempromosikan wisata yang ada.

Lebih lanjut, Hetifah menegaskan bahwa terdapat hal-hal penting yang wajib dikelola dengan baik untuk memaksimalkan destinasi wisata. “Diantaranya terkait kebersihan, tempat sampah, fasilitasi toilet, tempat parkir, fasilitas ibadah. Ini harus betul-betul kita jaga untuk meningkatkan daya tarik pengunjung” tegasnya. (atr)

Artikel ini telah dibaca 117 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

RKAB Batu Bara Belum Terbit, Bupati Kukar Khawatirkan Dampak ke Pekerja

16 Juni 2026 - 17:01 WITA

RKAB batu bara

Pertamax Rp16.650 per Liter, Ojol Tenggarong: Beban Tambah, Pendapatan Tak Naik

11 Juni 2026 - 16:05 WITA

pertamax

Harga Pertamax Naik, Akademisi Minta Pemerintah Jaga Daya Beli Lewat Operasi Pasar

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

pertamax naik

Bongkar Muat Serap 1.500 Pekerja Lokal, Kukar Dorong Peluang Ekonomi Pesisir

10 Juni 2026 - 19:49 WITA

pesisir Kukar

Biaya Naik, Pembeli Turun: Pedagang Gorengan Tenggarong Terjepit Harga Minyak

8 Juni 2026 - 17:07 WITA

gorengan tenggarong

PAD Kukar Baru Diproyeksi Rp800 Miliar, Aulia Bidik Potensi Pajak Baru

1 Juni 2026 - 18:03 WITA

PAD Kukar
Trending di Ekonomi