Menu

Mode Gelap

Pemkab Kutai Kartanegara · 12 Nov 2021 22:56 WIB

Tidak Ada Rencana Pemindahan Makam Sultan Muhammad Idris


 Tidak Ada Rencana Pemindahan Makam Sultan Muhammad Idris Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021, Sultan Adji Muhammad Idris ditetapkan menjadi pahlawan nasional dan merupakan Pahlawan Nasional pertama di Kutai Kartanegara (Kukar).

Gelar Pahlawan Nasional diberikan oleh Presiden Joko Widodo yang diterima langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke XXI, Adji Muhammad Arifin di Istana Negara.

Sekretaris Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Awang Yacoub Luthman mengatakan rasa syukur atas pemberian gelar tersebut kepada Sultan.

“Alhamdulillah pada hari pahlawan 10 November kemarin Presiden Joko Widodo telah menobatkan salah satu datok kami Sultan Adji Muhammad Idris sebagai pahlawan nasional,” ucapnya, Jumat (12/11/2021).

“Yang mana sebenarnya perjuangan yang dilakukan datok kami adalah perjuangan tanpa harga, tapi Alhamdulillah perjuangan beliau telah terbukti secara nasional,” sambungnya.

Perihal pemindahan makam Sultan Muhammad Idris, dikatakan Awang belum ada dibicarakan dan tidak ada rencana pemindahan makam dikarenakan Sultan Muhammad Idris juga menjadi simbol kepahlawanan nasional di tanah Wajo.

“Sesuai harapan beliau tetap dimakamkan disana, karena disana juga dimakamkan bersama dengan prajurit sempangan tanah Kutai yang cukup banyak,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, arti gelar kepahlawanan bagi kerabat kesultanan adalah nilai perjuangan beliau terdahulu menjadi nilai perjuangan baru kita dalam melihat Indonesia secara utuh saat ini.

“Nilai perjuangan beliau menjadi akulturasi budaya Kutai dan Bugis menjadi semakin kuat dan bagaimana kita dapat melihat bahwa perjuangan beliau menjadi nilai perjuangan bangsa yang utuh kuat khususnya untuk generasi saat ini yang membutuhkan figur-figur yang punya nilai tersebut,” jelasnya.

Awang juga mengatakan akan ada acara penyambutan kedatangan Sultan Adji Muhammad Arifin setelah mewakili Sultan Muhammad Idris menerima gelar pahlawan.

“Insyaallah akan kita sambut dan kita akan gelar syukuran dan akan haul jama’ untuk Sultan Muhammad Idris beserta datok-datok kami yang lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, Heriansyah selaku kerabat juga mengatakan rasa syukur atas gelar pahlawan yang diberikan untuk pertama kalinya di Kukar.

“Dengan diberikannya gelar pahlawan tersebut bahwa ada pahlawan nasional yang berasal dari kabupaten Kutai Kartanegara yang ikut memberikan kontribusi terhadap kemerdekaan NKRI serta Ini membuktikan bahwa kita juga mempunyai pejuang yang juga berjuang dalam rangka kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya. (adv/dkom/bdp/ob1)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berangkat dari Tarsul Seorang Warga, Kini Jembatan Sebulu akan Segera Membentang di Sungai Mahakam

1 Juli 2024 - 14:42 WIB

Teks Foto : Bupati Kukar Edi Damansyah saat memimpin groundbreaking pembangunan tahap pertama Jembatan Sebulu (angga/okeborneo.com)

Pemkab Kukar Sudah Penuhi Akses Internet dan Telekomunikasi di 14 Desa Blankspot

1 Juli 2024 - 14:02 WIB

Teks Foto : Plt Kepala Diskominfo Kukar Solihin (Istimewa)

Terus Galakkan Program Dedikasi Kukar Berkah, Pemkab Kukar Sudah Salurkan Bantuan Kepada 54 Ponpes

1 Juli 2024 - 12:57 WIB

Teks foto : Kabag Kesra Kukar, Dendy Irwan Fahriza (angga/okeborneo.com)

Tak Ambil Pusing Pencalonannya di Pilkada 2024, Edi Damansyah Fokus Sejahterakan Rakyat

19 Mei 2024 - 16:10 WIB

Penasihat DWP Kementerian Kelautan dan Perikanan Lakukan Kunjungan ke Musium Mulawarman

27 April 2024 - 14:25 WIB

Tingkatkan Usaha Pelaku UMKM, Rendi Solihin Ajak Masyarakat Manfaatkan Kredit Kukar Idaman

24 Januari 2024 - 13:30 WIB

Trending di Home