Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 17 Agu 2023 10:18 WITA

1346 Napi dan Andikpas di Tenggarong Terima Remisi Umum, Tujuh Orang Orang Langsung Bebas


1346 Napi dan Andikpas di Tenggarong Terima Remisi Umum, Tujuh Orang Orang Langsung Bebas Perbesar

Sekda Kukar Sunggono saat menyerahkan remisi (Istimewa/Sumber Foto : Lapas Kelas II A Tenggarong).

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Sebanyak 1346 Napi dan Anak Didik Pemasyarakatan yang tersebar di Lapas Kelas II A Tenggarong, Lapas Perempuan Kelas II A Tenggarong dan LPKA Kelas II Samarinda memperoleh Remisi Umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke 78.

Penyerahan secara sombolis remisi tersebut dilaksanakan di Lapas Kelas II A Tenggarong yang dirangkai dengan upacara bendera dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 78 yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar) Sunggono, sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kepala Lapas Kelas II A Tenggarong, Agus Dwirijanto, menjelaskan bahwa dari seluruh total Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) saat ini yang berjumlah 1395 orang, sebanyak 1058 orang yang napi di usulkan remisi.

“Dari jumlah tersebut sebanyak 7 orang napi mendapatkan RU II atau langsung bebas”. ungkapnya, Kamis (17/8/2023).

Agus Dwirijanto juga menambahkan bahwa remisi ini adalah hak setiap WBP selama telah memenuhi syarat substantif dan administratif.

“Bagi WBP yang belum di usulkan dikarenakan statusnya yang masih tahanan atau masih menjalani persidangan”. Imbuhnya

Kegiatan ini juga selain dihadiri oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Tenggarong dan Kepala LPKA Samarinda berserta pejabat struktural dan petugas Pemasyarakatan, turut pula dihadiri oleh unsur perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutai Kartanegara.

Tri Winarsih, Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Tenggarong juga menyampaikan bahwa pada tahun 2023 sebanyak 237 orang warga binaannya diusulkan remisi.

“Dari total WBP hari ini yang berjumlah 281 orang, kami mengusulkan sebanyak 237 orang WBP dan 3 orang diantaranya mendapatkan RU II atau langsung bebas”. Ungkapnya

Sementara itu, Mudo Mulyanto Kepala LPKA Kelas II Samarinda juga menyampaikan bahwa untuk anak didik pemasyarakatan yang saat ini berjumlah 54
orang sebanyak 51 orang andikpas diusulkan remisi.

“Bagi andikpas yang mendapatkan RU II atau yang langsung bebas sebanyak 1 orang”. Ujarnya

Pada kesempatan ini pula turut dipamerkan hasil karya WBP dan andikpas . Disinggung soal proses usulan remisi, Agus menegaskan bahwa seluruh proses usulan berdasarkan sistem database pemasyarakatan dan memastikan seluruh prosesnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tri Winarsih juga menambahkan bahwa tidak ada ruang bagi petugas yang melakukan pelanggaran kode etik dalam proses usulan.

“Jika ditemukan indikasi pelanggaran oleh petugas tentu akan dilakukan tindakan tegas”. Imbuhnya. (atr)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KAHMI Kukar Perkuat Soliditas dan Sinergi Pembangunan di Milad ke-60

4 Oktober 2026 - 15:24 WITA

Arbizz Space Diluncurkan, Aulia Harap Jadi Pusat Aktivitas UMKM dan Rekreasi di Kukar

4 Oktober 2026 - 11:28 WITA

25.520 Kunjungan Diabetes di Puskesmas Kukar hingga September 2026, Dinkes Soroti Pola Konsumsi

3 Oktober 2026 - 20:46 WITA

Pemprov Kaltim Pimpin Penanganan Banjir Loa Janan-Samarinda, Sodetan Dikendalikan

3 Oktober 2026 - 15:44 WITA

Abdul Rasyid Terpilih Pimpin IKA FEBIS Unikarta Periode 2026-2031

3 Oktober 2026 - 13:22 WITA

DP2KB Kukar Gelar Pelayanan KB Gratis, Sasar 2.596 Akseptor Sepanjang 2026

2 Oktober 2026 - 13:53 WITA

Trending di Advertorial