okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) di tahun 2023 ini bakal kembali memberikan pelatihan dan keterampilan untuk masyarakat Kukar. Kegiatan tersebut merupakan program yang telah tertuang dalam RPJMD Pemkab Kukar, yaitu Kukar Siap Kerja.
Dibawah kepemimpinan Edi Damansyah dan Rendi Solihin, pihaknya menargetkan sebanyak 6.000 ribu masyarakat bakal mendapatkan pelatihan keterampilan. Adapun tujuan dari program tersebut untuk meningkatkan kemandirian sekaligus mencegah meningkatnya angka pengangguran.
Nantinya, program Kukar Siap Kerja atau pelatihan keterampilan akan diampu oleh tiga organisasi perangkat daerah (opd) berbeda, masing-masing yaitu Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) , Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, dengan target 1.200 orang peserta per tahun.
Adapun untuk Disnakertrans Kukar di tahun 2023 bakal memberikan pelatihan keterampilan kepada 405 calon peserta. ” Tahun ini target kami sebanyak 405 orang yang bakal menerima pelatihan,” ujar Plt Kepala Disnakertrans Kukar, Muhammad Hatta.
Dikatakan Hatta, program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM dengan membangun dan memperkuat pusat pelatihan tenaga kerja atau vokasi di setiap zona diantaranya wilayah hulu, tengah dan pesisir. Untuk peserta, bakal diambil melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), lalu sisanya merupakan pendaftar umum yang tersebar di 20 kecamatan dan akan dilakukan seleksi administrasi sebab ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.
“Alhamdulillah program siap kerja sesuai dengan selogan nya yakni Nyaman Becari Kerja. Kami sudah melakukan pelatihan-pelatihan. Belum lama ini kami mengirim lagi peserta pelatihan bekerjasama dengan PT ERM (Edukasi Reksa Manajemen) Balikpapan sebanyak 40 orang,” kata Hatta.
Dari 40 orang ini nantinya langsung kerja, tapi untuk penempatannya tersebar di Kaltim ada yang di Kutim, Paser dan di Kalsel. Dalam waktu dekat juga akan diadakan pelatihan menjahit untuk para janda di Kukar.
Kedepannya pelatihan ini tetap berjalan, semoga bisa dilakukan di seluruh kecamatan. Karena harapannya yang sudah dilatih ini segera bekerja dan menyesuaikan pasar kerja.
“Saya berharap mudah-mudahan Program Kukar Siap Kerja ini akan menjadi jembatan untuk para anak-anak muda yang ada di Kukar, agar bisa bekerja di perusahaan atau di instansi yang lain. Dan yang paling penting adalah mengurangi angka pengangguran yang ada di Kukar,” pungkasnya. (adv/prokom/atr/ob1/ef)








