Tenaga Pendidik (Ilustrasi/istimewa)
okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar , untuk terus memprioritaskan tenaga pendidik dan tenaga Kesehatan untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
hal tersebeut diungkapkan langsung oleh Anggota DPRD Kukar, Zulfiansyah saat ditemui beberapa waktu lalu di Stadion Aji Inbut , Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar.
Ia mengungkapkan sampai dengan saat ini jumlah tenaga honorer di Kabupaten Kukar telah menginjak angka 3 ribu. Dan ia memastikan untuk kuota P3K bagi tenaga pendidik telah ditetapkan melalu Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“ Sedangkan untuk tenaga Kesehatan itu belum ada kejelasan, tapi saya tetap berharap itu sama seperti tenaga pendidik kuota nya di kunci juga untuk nakes” ujarnya.
Dirinya Kembali mengingatkan kepada Pemkab Kukar untuk dapat memprioritaskan tenaga pendidik maupun nakes yang telah lama mengabdi di untuk Kabupaten Kutai Kartanegara. Mengingat tujuan di bukanya seleksi P3K itu untuk mengurangi jumlah tenaga honorer yang ada di Kukar.
“Jangan sampai nanti kuota P3K itu diisi oleh orang-orang belum pernah mengabdi untuk Kukar ,” pintanya. (adv/dprdkukar/atr)








