okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya dalam meningkatkan pembangunan guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan meningkatkan pemenuhan layanan dasar seperti listrik, untuk meningkatkan fasilitas tersebut. Pemkab Kukar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 32,5 Miliar di tahun 2023.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, belum lama ini. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daearah (RPJMD) total ada 17 titik yang sampai saat ini belum teraliri oleh jaringan listrik, dan itu bakal menjadi target prioritas Pemkab Kukar melalu DPMD Kukar.
“Dari target itu alhamdulillah yang sudah terpenuhi dari 2021 -2023 ini ada yang pakai PLN dan PLTS Komunal. Karena tidak memungkinkan pakai jaringan PLN itu kebijakannya harus pakai PLTS Komunal.” kata Arianto.
Arianto mengungkapkan di tahun 2022 sudah ada beberapa desa yang dulunya belum menerima jaringan listrik kini sudah merasakan manfaatnya, diantaranya Desa Sebelimbingan, Muhuran,Teluk Muda, Dusun Pendamaran di Desa Tuana Tuha hingga Tanjung Batu Harapan. Dan ada beberapa desa yang menggunakan PLTS Komunal yakni Desa Tunjungan, Menamang Kanan dan Menamang Kiri.
“Kalau kita evaluasi, yang belum kita laksanakan itu hanya di Desa Liang Buaya sama Lamin Puluk dan Lamin Telihan. Desa Lamin Puluk dan Telihan itu akan dibangun PLTS di awal 2024 karena jaringan PLN tidak bisa menjangkau disana.” urainya.
Adapun targer di tahun 2023 melalui anggaran APBD Kukar bakal ada dua titik yang bakal sudah melakukan proses Pembangunan, salah satunya di Desa Kupang Baru. Adapun untuk Desa Tunjungan sudah diresmikan dan beroperasi .
“Desa Kupang Baru itu progresnya sudah mencapai 50%,” kata Arianto.
Dan untuk 2023 ada ditambah lagi dibeberapa titik lagi seperti titik dusun, RT yang belum ada listriknya. Pak Bupati minta dipenuhi. Jadi rencana perubahan 2023 ini ada penambahan di Liang Buaya 1, dan 2. Itu nanti akan ada PLTS Komunal, terus di Nangka Bona Seberang, Dusun Mekar Sari Desa Kupang Baru, di Muara Wis RT 11 dan 12 itu akan dibangun PLTS juga.
“Untuk anggaran tahun 2023 total Rp 32,5 miliar, untuk murni itu Rp 12,5 Miliar untuk dua titik. Untuk perubahan itu ada dua kurang lebih da Rp 20 miliar.” sebut Arianto.
Arianto menambahkan, sampai saat ini porses pengerjaannya belum ada kendala, karena ini pengerjaanya langsung diserahkan dalam bentuk program BKKD atau Bantuan Keuangan Kepala Desa. Nanti mereka yang mengerjakan, dan mereka yang akan mencari mitra menyedia pembangunan PLTS itu.
“Harapan kami dengan adanya program ini, untuk memenuhi amanah undang-undang bahwa masyarakat ini untuk layanan dasar harus terpenuhi seperti di pendidikan, kesehatan, air bersih termasuk listrik ini adalah layanan dasar. Dan harapannya di Kukar bisa terpenuhi. Sehingga tidak ada lagi Kukar yang tidak bisa menikmati listrik 24 jam.” Tutupnya.








