okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA- Tingginya antusias dari mahasiwa hingga pelajar terhadap Beasiswa membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali membuka beasiswa tahap kedua Beasiswa Kukar Idaman. Maka dari itu, pihaknya telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5,1 miliar.
Proses pendaftaran itupun telah dibuka sejak tanggal 2 hingga 31 Oktober 2023. Dan terfokus bagi pelajar, santri pondok pesantren, dan hingga tenaga pendidik melalui website resmi https://beasiswa.kukarkab.go.id/.
Beasiswa ini tak hanya untuk masyarakat yang menempuh pendidikan di dalam Kutai Kartanegara (Kukar), namun juga bagi mahasiswa yang sedang belajar di luar daerah. Dibuktikan dengan identitas atau kartu tanda penduduk (KTP) Kukar. Jenis beasiswa meliputi, Beasiswa Tematik, Beasiswa Santri Lanjut ke Perguruan Tinggi. Kemudian beasiswa prestasi akademik untuk pelajar dan mahasiswa, beasiswa prestasi non akademik untuk pelajar dan mahasiswa.
Kemudian beasiswa yatim piatu, yatim dan piatu , prasejahtera serta disabilitas, dan beasiswa santri pondok pesantren. Berikutnya,beasiswa guru yang belum linier (Non ASN), beasiswa tenaga pendidik yang belum S1 (Non ASN), dan beasiswa calon guru (mahasiswa) yang mengambil jurusan guru kelas dan guru mata pelajaran di FKIP.
Guna memaksimalkan program tersebut agar menjangkau seluruh kecamatan. Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, bakal melakukan sosialisasi mulai 9 sampai 19 Oktober. Sasarannya, universitas di Kaltim dengan cakupan calon guru, guru dan mahasiswa. Selanjutnya, menyasar SMA/SMK sederajat di 20 kecamatan.
“Ini bakal terbagi di bebera zona fokusnya di hulu ,Tengah dan pesisir,” ujar Kabag Kesra Setkab Kukar, Dendy Irwan fahriza, pada Jumat (6/10/2023).
Adapun persyaratan untuk menerima beasiswa Kukar Idaman yaitu dengan harus memiliki IPK 2,5 dengan maksimal usia 50 tahun dan maksimal semester 8. Dan untuk stimulan prestasi IPK harus menembus angka 3,0. Sedangkan Stimulan Prestasi Non Akademik, ini diperuntukan bagi pemuda, pramuka, atlet berprestasi hingga juara MTQ.
“Kami juga membuka pendampingan bagi peserta yang berminat untuk mendaftar sebagai calon penerima beasiswa Kukar Idaman. Misalnya mengenai hal-hal teknis mulai dari format berkas itu nanti akan kami sediakan, sebab berdasarkan dari sebelumnya banyak pendaftar itu gugur karena formanya yang salah,” ungkapnya.
Ditambahkan Dendy, untuk saat ini Beasiswa Kukar Idaman tahap pertama sedang dalam berproses untuk penetapan SK Bupati, kemudian ke proses pembayaraan. Kemdian di akhir oktober 2023 sudah mulai dapat disalurkan kepada penerima beasiswa.
“Untuk tahap kedua di minggu kedua Desember sudah cair. Untuk stimulan diserahkan langsung ke mahasiswa,” ungkap Dendy.
Ia berpesan jika dana beasiswa sudah cair harap digunakan untuk kebutuhan pembiayaan pendidikan seperti membayar SPP dan lainnya. Jangan sampai beasiswa dipakai untuk hal-hal yang tak menyangkut pendidikan. (adv/prokomkukar)








