Menu

Mode Gelap

Advertorial · 8 Des 2023 21:27 WITA

MPP Perempuan dan Anak, Inovasi Pemkab Kukar untuk Layanan Terpadu


MPP Perempuan dan Anak, Inovasi Pemkab Kukar untuk Layanan Terpadu Perbesar

istimewa
TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) akan membangun Mall Pelayanan Publik (MPP) Perempuan dan Anak pada tahun 2024 mendatang. Inovasi ini merupakan yang pertama di Indonesia dan bertujuan untuk memberikan layanan terpadu bagi perempuan dan anak yang mengalami permasalahan, khususnya kekerasan domestik.

Kepala DP3A Kukar, Bambang Arwanto, mengatakan bahwa inovasi ini sudah mendapat dukungan dari Bupati Kukar dan sudah ditentukan lokasinya.

“Kami ingin memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan nyaman bagi perempuan dan anak yang membutuhkan,” kata Bambang, Sabtu (2/12/2023).

Bambang menjelaskan bahwa MPP Perempuan dan Anak akan dibangun menjadi tiga lantai, yang masing-masing memiliki layanan berbeda. Di antaranya adalah pengaduan kekerasan, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), penelantaran anak, kekerasan rumah tangga, dan lainnya. Selain itu, juga akan ada layanan visum, konseling, perlindungan, penjangkauan, dan layanan berkebutuhan khusus.

“MPP Perempuan dan Anak ini untuk membantu penanganan kekerasan domestik di lingkungan keluarga yang terjadi khususnya di Kabupaten Kukar. Kita tidak ingin mereka yang sudah menjadi korban kekerasan, juga harus mengalami kekerasan administrasi. Tidak tahu dan susah mengadu kemana,” ujarnya.

Bambang menambahkan, inovasi ini juga untuk mencegah meningkatnya jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Apalagi, khusus untuk tingkat penjagaan terhadap anak saat ini dirasa sudah mulai berkurang.

“Ya tindak kekerasan ini bisa saja terjadi karena dipengaruhi faktor-faktor. Misalnya kesibukan kedua orang tuanya yang bekerja hingga menyebabkan adanya tindak kekerasan hingga penelantaran terhadap anak,” paparnya.

Bupati Kukar, yang turut prihatin dengan jumlah tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi sekarang ini, juga mendukung penuh inovasi ini.

“Bupati juga tidak ingin kasus kekerasan perempuan dan anak di Kukar semakin bertambah dan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh karenanya, untuk MPP ini akan dianggarkan dan dibangun pada tahun 2024 mendatang,” tutupnya. (Adv)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkiland Fest 2025 Gaungkan Musik Tingkilan ke Panggung Nasional

24 November 2025 - 11:38 WITA

Tingkiland Fest 2025

Bupati Aulia Pimpin Upacara HGN ke-80, Pemkab Kukar Tegaskan Komitmen Sejahterakan Guru

24 November 2025 - 11:34 WITA

Bupati Aulia pimpin upacara HGN ke-80

Dispar Kukar Sukses Gelar Enam Event Ekraf Sepanjang 2025

22 November 2025 - 14:45 WITA

event Ekraf Kukar

Taman Tanjong Jadi Pusat Hiburan Modern dalam Rancangan Ekraf 2026

22 November 2025 - 14:44 WITA

Taman Tanjong

Beasiswa ASN Kukar Diperluas, Fokus pada Kenaikan Jenjang Pendidikan

22 November 2025 - 14:42 WITA

beasiswa ASN Kukar

Ribuan Pekerja Sektor Riil Kukar Masuk Program Perlindungan Baru

22 November 2025 - 14:40 WITA

perlindungan pekerja sektor riil Kukar
Trending di Advertorial