Menu

Mode Gelap

Advertorial · 12 Des 2023 16:49 WITA

Camat Marang Kayu Kolaborasi dengan Pemdes dan Perusahaan Migas untuk Turunkan Stunting


Camat Marang Kayu Kolaborasi dengan Pemdes dan Perusahaan Migas untuk Turunkan Stunting Perbesar

TENGGARONG – Camat Marang Kayu, Ambo Dalle, mengungkapkan upayanya untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya. Ia mengatakan telah melakukan kolaborasi secara internal dengan 11 Pemerintah Desa (Pemdes) di Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Selain itu, ia juga meminta dukungan dari dua perusahaan minyak dan gas (Migas) yang beroperasi di wilayah Marang Kayu, yaitu PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PKHT) dan PT Pertamina Sanga-Sanga (PHSS).

“Masalah stunting di Kecamatan Marang Kayu ada penurunan, ini juga sesuai arahan bupati yang ingin Kukar angka stuntingnya menurun,” kata Ambo Dalle, Kamis (30/11/2023).

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan Pemdes dilakukan melalui pembinaan dan sosialisasi tentang pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil, menyusui, dan anak-anak. Ia juga mengajak Pemdes untuk mengoptimalkan program posyandu dan pos gizi di setiap desa.

Sementara itu, dukungan dari perusahaan Migas berupa pemberian asupan gizi tambahan bagi warga dan siswa sekolah di wilayah Marang Kayu. Ambo Dalle mengapresiasi langkah PHKT dan PHSS yang rutin memberikan telur dan asupan gizi lainnya setiap bulan.

“Terutama PHKT yang paling rutin memberikan telur dan asupan gizi langsung ke warga dan ada juga yang diberikan ke siswa sekolah-sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk bantuan asupan gizi dari perusahaan, untuk warga biasanya dikumpulkan terlebih dahulu di Kantor Camat, tetapi kalau untuk sekolah, langsung diantar dan itu rutin dilakukan sampai sekarang.

Ambo Dalle berharap, dengan kolaborasi ini, angka stunting di Kecamatan Marang Kayu dapat terus menurun dan kesehatan masyarakat dapat meningkat. Ia juga mengimbau kepada warga untuk menjaga pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi.

“Kami akan terus berupaya untuk mewujudkan Kecamatan Marang Kayu yang sehat dan sejahtera,” tutupnya.

Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan anak terhambat akibat kurangnya asupan gizi. Stunting dapat berdampak buruk pada perkembangan fisik dan mental anak. Oleh karena itu, pencegahan stunting menjadi salah satu tugas penting dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, Dinas Kesehatan, dan dinas terkait lainnya. (Adv)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkiland Fest 2025 Gaungkan Musik Tingkilan ke Panggung Nasional

24 November 2025 - 11:38 WITA

Tingkiland Fest 2025

Bupati Aulia Pimpin Upacara HGN ke-80, Pemkab Kukar Tegaskan Komitmen Sejahterakan Guru

24 November 2025 - 11:34 WITA

Bupati Aulia pimpin upacara HGN ke-80

Dispar Kukar Sukses Gelar Enam Event Ekraf Sepanjang 2025

22 November 2025 - 14:45 WITA

event Ekraf Kukar

Taman Tanjong Jadi Pusat Hiburan Modern dalam Rancangan Ekraf 2026

22 November 2025 - 14:44 WITA

Taman Tanjong

Beasiswa ASN Kukar Diperluas, Fokus pada Kenaikan Jenjang Pendidikan

22 November 2025 - 14:42 WITA

beasiswa ASN Kukar

Ribuan Pekerja Sektor Riil Kukar Masuk Program Perlindungan Baru

22 November 2025 - 14:40 WITA

perlindungan pekerja sektor riil Kukar
Trending di Advertorial