okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, Hero Suprayitno, menekankan pentingnya kemandirian bagi para anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UP Disdamkar Matan Kukar dalam mengelola rumah tangga.
Hal ini disampaikan mengingat tugas para suami yang sering bekerja di luar jam kerja dan menghadapi situasi berisiko dalam pekerjaannya.
Menurut Hero, dukungan dari keluarga, khususnya dari para istri yang tergabung dalam DWP, sangatlah krusial untuk menjaga keseimbangan dalam kehidupan rumah tangga. Kemandirian para istri diperlukan agar mereka mampu mengelola kebutuhan rumah tangga secara efektif saat suami mereka menjalankan tugas.
“Anggota DWP diharapkan memiliki kemandirian yang tinggi dalam mengelola rumah tangga, mengingat tugas suami mereka yang kerap bekerja melebihi jam kerja dan sering menghadapi situasi yang berisiko. Peran keluarga, terutama istri, sangat penting dalam memberikan dukungan penuh,” ujar Hero Suprayitno, Senin (9/9/2024).
Hero juga menambahkan bahwa kemandirian tersebut tidak hanya mencakup urusan domestik, tetapi juga mencakup peran yang lebih luas dalam pemberdayaan perempuan dan anak di masyarakat. Ia berharap para anggota DWP tidak hanya berfokus pada urusan rumah tangga, tetapi juga berkontribusi dalam kegiatan sosial dan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Dukungan dari keluarga, terutama para istri, tidak hanya membantu menjaga keharmonisan rumah tangga tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Dengan demikian, Hero berharap anggota DWP dapat terus meningkatkan kapasitas mereka dalam berbagai aspek kehidupan, sehingga dapat mendukung suami mereka dalam menjalankan tugas sekaligus menjadi agen perubahan di masyarakat. (adv/dp3akukar/atr/ob1/ef)








