okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, menegaskan pentingnya penyusunan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dalam setiap program dan kebijakan pemerintah daerah.
Dalam arahannya pada acara sosialisasi PPRG 2024, Sunggono mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berkomitmen dalam merencanakan dan mengalokasikan anggaran yang responsif terhadap kebutuhan perempuan dan kelompok rentan.
“Di beberapa daerah lain yang telah berhasil menerapkan sistem ini, kita dapat melihat dampak positif yang signifikan, seperti penurunan angka kematian ibu melahirkan di Jakarta sebesar 15% dalam dua tahun,” ujar Sunggono.
Ia menekankan bahwa Kukar harus berupaya mencapai hasil serupa, terutama dalam meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan bagi perempuan dan anak.
Sunggono juga menggarisbawahi bahwa perencanaan anggaran yang responsif gender merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa kebutuhan semua kelompok masyarakat dapat terpenuhi dengan adil.
“Dengan komitmen, kerja keras, serta dukungan data dan analisis yang tepat, kita dapat memastikan program-program yang diambil benar-benar efektif menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Sunggono juga berpesan kepada seluruh perwakilan OPD agar dapat menyusun PPRG sesuai target yang telah ditetapkan dalam indikator kinerja utama pemerintah Kabupaten Kukar untuk tahun 2024. Ia berharap narasumber yang hadir dapat memberikan pendampingan bagi seluruh OPD agar dapat menyelesaikan tanggung jawab ini dengan baik. (adv/dp3akukar/atr/ob1/ef)








