okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Penutupan acara “Gelar Dagang UMKM” di Tenggarong Pujasera Space (TPS) yang berlangsung pada Senin malam, 16 September 2024, menjadi momen penting bagi masa depan pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, Hero Suprayetno, menyampaikan harapannya agar kawasan tersebut terus berkembang sebagai pusat kuliner dan ekonomi kreatif di daerah itu.
Menurut Hero, Tenggarong Pujasera Space memiliki potensi besar untuk menjadi tempat berkumpulnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama yang bergerak di bidang kuliner. Ia menyebut, beragam kuliner khas Kutai hingga kuliner modern dapat ditawarkan di tempat ini, yang pada akhirnya akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor kuliner.
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin. Selain memberikan hiburan bagi masyarakat, acara ini juga mendukung pemberdayaan perempuan di Kukar, sekaligus menunjukkan bahwa peran perempuan dalam pembangunan daerah semakin nyata,” ungkap Hero, Kamis (19/2024).
Acara yang digelar selama dua hari pada 15-16 September 2024 ini diinisiasi oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kutai Kartanegara, bekerja sama dengan DP3A Kukar. Acara tersebut sukses menghadirkan 26 pelaku UMKM yang mampu mencapai omzet hingga Rp 300 juta selama bazar berlangsung, sekaligus menjadi sarana hiburan bagi masyarakat dengan berbagai kegiatan seperti lomba K-pop dance, zumba, dan penampilan band lokal.
Harapannya, Tenggarong Pujasera Space dapat terus menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk berkembang dan berinovasi, sehingga dapat semakin memperkuat perekonomian daerah.(adv/dp3akukar/atr/ob1/ef)








