Menu

Mode Gelap

DP3A Kutai Kartanegara · 7 Okt 2024 17:03 WITA

DP3A Kukar Pelajari Potensi Pendirian Sekolah Perempuan dari Forum Puspa Jawa Barat


Teks Foto : Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayitno Perbesar

Teks Foto : Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayitno

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan perempuan serta memperkuat perlindungan terhadap anak di wilayahnya.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengikuti Focus Group Discussion (FGD) di Sekolah Perempuan Bandung, yang diadakan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat.

Bandung dipilih sebagai lokasi FGD karena peran aktif Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Jawa Barat, yang telah berhasil mengimplementasikan berbagai program kerja meskipun tergolong baru. DP3A Kukar berharap dapat mengambil inspirasi dari keberhasilan ini untuk mengembangkan Forum Puspa di Kukar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayitno, menjelaskan bahwa melalui kegiatan yang berlangsung pada Senin (7/10/2024), DP3A Kukar diharapkan dapat mempelajari dan menerapkan program-program yang telah dijalankan Forum Puspa Jawa Barat, yang juga merupakan proyek percontohan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Salah satu program yang menarik perhatian adalah Sekolah Perempuan, yang bertujuan memberikan akses pendidikan lebih luas dan inklusif sebagai wadah diskusi dan pertukaran pengetahuan bagi perempuan serta keluarga mereka, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kita akan mengambil nilai-nilai positif dari semua proyek yang ada, termasuk Sekolah Perempuan ini. Rencananya, kita akan berkoordinasi dengan Mal Pelayanan Perempuan dan Anak untuk menyediakan galeri, workshop, dan kegiatan serupa di Kukar,” kata Hero.

Terkait pembentukan program serupa di Kukar, Hero menyebutkan kemungkinan itu terbuka, namun masih memerlukan koordinasi lebih lanjut. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan, termasuk infrastruktur, sumber daya manusia, dan peserta yang akan mengikuti program tersebut.

“Kita akan mencoba merancang bersama, tentu membangun sekolah membutuhkan persiapan matang, baik dari segi infrastruktur, SDM, maupun calon peserta,” tutupnya.(adv/dp3akukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DP3A Kukar Gelar Jambore Anak sebagai Apresiasi dan Persiapan Agen Perubahan Masa Depan

28 Oktober 2024 - 13:24 WITA

DP3A Yakin Bisa Wujudkan Pembangunan Berbasis Data Gender dan Anak di Kukar

28 Oktober 2024 - 11:58 WITA

DP3A Kukar Gelar Rapat Koordinasi Data Terpilah Gender dan Anak untuk Wujudkan Pembangunan Responsif Gender

28 Oktober 2024 - 11:57 WITA

DP3A Kukar Gelar Rapat Koordinasi Data Terpilah Gender dan Anak Tahun 2024

28 Oktober 2024 - 11:55 WITA

DP3A Kukar Gelar Program Pencegahan Kekerasan, Penelantaran, dan Eksploitasi Anak

26 Oktober 2024 - 15:12 WITA

DP3A Kukar Perkuat Jaringan Desa untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan

26 Oktober 2024 - 15:01 WITA

Trending di DP3A Kutai Kartanegara