okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya mendorong perempuan untuk berperan aktif dalam proses pemilihan umum dan politik. Dalam beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan, salah satunya melalui asosiasi politik perempuan, DP3A Kukar mengajak kaum perempuan agar lebih proaktif dalam berpartisipasi pada setiap tahapan pemilu.
“Kami ingin perempuan hadir sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan. Keterlibatan mereka dalam politik dan kepemimpinan merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG),” ungkap Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayitno, Senin (21/10/2024).
Indeks Pemberdayaan Gender diukur melalui tiga indikator utama, yaitu keterwakilan perempuan di parlemen, posisi perempuan dalam pengambilan kebijakan, dan kontribusi perempuan dalam sektor ekonomi. Ketiga aspek ini menjadi fokus DP3A Kukar untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang.
Saat ini, berdasarkan data, Kabupaten Kukar menempati peringkat kelima di Provinsi Kalimantan Timur dalam hal Indeks Pemberdayaan Gender. DP3A Kukar berharap dengan peningkatan partisipasi perempuan dalam pemilihan umum, indeks ini akan semakin meningkat.
“Ke depan, kami berharap perempuan di Kukar tidak hanya berperan aktif dalam pemilu, tetapi juga mampu menilai calon pemimpin yang benar-benar berkomitmen terhadap pembangunan gender di daerah ini,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah strategis ini, DP3A Kukar optimistis dapat meningkatkan kesetaraan gender dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi perempuan di Kabupaten Kukar.(adv/dp3akukar/atr/ob1/ef)








