Menu ✖

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 18 Jun 2025 18:11 WITA

Bendungan Marangkayu Disulap Jadi Kawasan Wisata, Warga Antusias Sambut Perubahan


Bendungan Marangkayu Disulap Jadi Kawasan Wisata, Warga Antusias Sambut Perubahan Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Sebuah wajah baru tengah dibentuk di Kecamatan Marangkayu. Bendungan yang sebelumnya hanya dikenal sebagai infrastruktur air, kini mulai bertransformasi menjadi tempat wisata yang menjanjikan.

Berlatar alam perbukitan dan pepohonan rindang, Bendungan Marangkayu menarik perhatian berbagai pihak. Pemerintah setempat melihat potensi besar yang bisa digarap dari kawasan ini. Selain menyimpan fungsi teknis sebagai penampung air, kini bendungan tersebut mulai diarahkan sebagai pusat rekreasi baru di Kutai Kartanegara.

Camat Marangkayu, Ambo Dalle, melihat perubahan ini sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pengembangan wisata di kawasan bendungan dapat menjadi alternatif hiburan bagi warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kawasan ini punya panorama yang luar biasa. Jika dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi magnet wisata,” katanya, belum lama ini.

Saat ini, sejumlah fasilitas pendukung seperti gazebo telah dibangun di area bendungan. Meskipun masih dalam tahap awal, antusiasme masyarakat mulai terlihat. Ambo berharap setelah peresmian resmi dilakukan, kawasan ini bisa langsung ditata dan dikelola secara optimal.

“Pengembangan yang baik bisa membawa manfaat jangka panjang, tidak hanya sebagai tempat rekreasi tapi juga penggerak ekonomi masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan oleh Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara. M. Ridha Fatrianta selaku Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut.

“Potensi di Marangkayu sangat besar, tinggal bagaimana semua pihak bisa saling bersinergi. Kami siap mendukung,” ucap Ridha.

Menurutnya, Dinas Pariwisata akan memberikan pelatihan dan pembinaan kepada masyarakat, terutama melalui kelompok sadar wisata (Pokdarwis), agar pengelolaan kawasan dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.

“Kami ingin masyarakat menjadi pelaku utama dalam pariwisata. Itu sebabnya pembinaan dan pelatihan akan terus kami dorong,” jelasnya.

Dengan bentang alam yang indah dan dorongan dari pemerintah, Bendungan Marangkayu mulai menapaki babak baru sebagai destinasi wisata yang diharapkan mampu membawa perubahan positif, tak hanya dalam bidang pariwisata tapi juga kesejahteraan warga sekitar. (adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aulia: APBD Perubahan 2026 Kukar Turun Rp100 Miliar, Angka Rp7,9 Triliun Termasuk Penataan Pinjaman

30 September 2026 - 23:45 WITA

IKAPIN Kaltim-Kaltara Ucapkan Selamat kepada Rektor Terpilih Unmul, Siap Berkolaborasi untuk Kemajuan Universitas dan Daerah

30 September 2026 - 21:39 WITA

Aulia Rahman Basri Minta Dampak Kebijakan BBM terhadap Daya Beli Warga Kukar Diantisipasi

30 September 2026 - 19:37 WITA

Dispar Kukar Prioritaskan Pembenahan Ekraf Kabupaten Sebelum Perluas Kepengurusan ke 20 Kecamatan

30 September 2026 - 19:34 WITA

DPRD Kukar Sahkan APBD Perubahan 2026, Ahmad Yani Dorong Serapan Anggaran Maksimal

30 September 2026 - 19:32 WITA

Belimbur Jadi Penutup Erau Adat Kutai 2026, Ahmad Yani Ajak Masyarakat Maknai Air sebagai Sumber Kehidupan

29 September 2026 - 17:30 WITA

Trending di Advertorial