Menu ✖

Mode Gelap

Distanak Kukar · 4 Jun 2025 12:21 WITA

KWT Perjuangan Inisiasi Gerakan Pangan Mandiri dari Pekarangan Rumah di Loa Duri Ulu


KWT Perjuangan Inisiasi Gerakan Pangan Mandiri dari Pekarangan Rumah di Loa Duri Ulu Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kelompok Wanita Tani (KWT) Perjuangan di Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, hadir sebagai motor penggerak kemandirian pangan di tingkat rumah tangga. Kelompok ini menjadi wadah bagi para ibu rumah tangga untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan sehari-hari, sekaligus sarana pemberdayaan perempuan desa.

Ketua KWT Perjuangan, Natalia, menjelaskan bahwa aktivitas kelompok saat ini berfokus pada budidaya berbagai jenis tanaman konsumsi seperti cabai, terong, dan sayuran hijau di sekitar rumah masing-masing anggota.

“Kami dorong ibu-ibu untuk memanfaatkan pekarangan rumah, menanam yang bisa langsung dikonsumsi. Selain menghemat pengeluaran, ini juga bisa menjadi kegiatan produktif,” ungkap Natalia, Selasa (3/6/2025).

Tidak hanya sekadar menanam, kelompok ini juga mulai mengenalkan praktik pertanian organik kepada anggotanya. Salah satunya adalah pemanfaatan limbah pertanian seperti jerami untuk diolah menjadi pupuk alami.

“Daripada beli pupuk, jerami yang ada bisa kita jadikan pupuk. Ini lebih hemat dan tentunya lebih ramah lingkungan,” tambahnya.

Natalia menyebut, dengan pendekatan pertanian skala kecil ini, para ibu tidak hanya memperoleh manfaat ekonomi, tapi juga berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan keluarga. Apalagi, kondisi lingkungan perdesaan di Loa Duri Ulu sangat mendukung pengembangan pertanian rumah tangga.

“Di kampung seperti kami, lahannya masih cukup luas. Jadi sangat memungkinkan untuk mengembangkan pertanian skala rumah. Harapannya, ibu-ibu jadi lebih mandiri dan bisa memberi contoh untuk lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Melalui KWT Perjuangan, masyarakat di Loa Duri Ulu kini memiliki contoh nyata bagaimana perempuan bisa mengambil peran aktif dalam mendukung program pangan berkelanjutan, dimulai dari lingkungan terdekat.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DLHK Kukar Bidik Retribusi Sampah Rp400 Juta, Skema Pembayaran Lewat PDAM dan PBB Dikaji

1 Oktober 2026 - 13:20 WITA

Distanak Kukar Gandeng BI Latih Petani Gunakan Drone Sprayer, Penyemprotan 1 Hektare Bisa Tuntas 3 Jam

1 Oktober 2026 - 13:17 WITA

Teks Foto : Drone Pertanian (Istimewa)

Kelangkaan BBM di Kukar, Komisi II DPRD Minta Pertamina Tambah Kuota Pasokan

1 Oktober 2026 - 13:14 WITA

Aulia: APBD Perubahan 2026 Kukar Turun Rp100 Miliar, Angka Rp7,9 Triliun Termasuk Penataan Pinjaman

30 September 2026 - 23:45 WITA

IKAPIN Kaltim-Kaltara Ucapkan Selamat kepada Rektor Terpilih Unmul, Siap Berkolaborasi untuk Kemajuan Universitas dan Daerah

30 September 2026 - 21:39 WITA

Aulia Rahman Basri Minta Dampak Kebijakan BBM terhadap Daya Beli Warga Kukar Diantisipasi

30 September 2026 - 19:37 WITA

Trending di Advertorial