Menu ✖

Mode Gelap

Distanak Kukar · 14 Jul 2025 18:10 WITA

Kerta Buana Dorong Inovasi Pertanian Lewat Kolaborasi Kelompok Tani dan PKK


Kerta Buana Dorong Inovasi Pertanian Lewat Kolaborasi Kelompok Tani dan PKK Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Desa Kerta Buana terus menegaskan posisinya sebagai desa pertanian yang adaptif dan inovatif. Dengan jumlah kelompok tani yang mencapai 23 unit aktif, desa ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan sektor pertanian berbasis potensi lokal dan kolaborasi antarwarga.

Dari total kelompok tersebut, 19 bergerak di bidang pertanian sawah, sementara 4 lainnya fokus pada kebun. Kepala Desa Kerta Buana, I Dewa Ketut Adi Basuki, mengatakan bahwa pembentukan kelompok ini tidak hanya bertujuan memperkuat produksi, tetapi juga mempererat solidaritas petani dalam mengembangkan usaha bersama.

“Dengan berkumpul dalam kelompok, petani bisa saling tukar pengalaman, mendapatkan pelatihan, dan mengakses bantuan lebih mudah. Ini strategi kami agar pertanian lebih produktif dan modern,” ucap Dewa.

Salah satu komoditas yang kini mencuri perhatian adalah jamur tiram. Komoditas ini berkembang pesat berkat keterlibatan langsung petani dan kelompok ibu-ibu PKK. Mereka tidak hanya memproduksi, tetapi juga mengolah jamur tiram menjadi berbagai produk makanan siap konsumsi.

Kegiatan ini menurut Dewa, tidak hanya memperluas nilai ekonomi jamur tiram, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan dan menciptakan lapangan kerja baru di tingkat keluarga.

“Jamur tiram sekarang bukan hanya produk panen, tapi sudah jadi bahan baku industri rumahan. PKK mengolahnya jadi keripik, nugget, hingga abon. Ini bukti bahwa inovasi bisa dimulai dari desa,” tambahnya.

Dewa juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan komunitas lokal lainnya. Kolaborasi yang terbangun diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kedaulatan pangan desa sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin Kerta Buana menjadi model desa agribisnis yang tidak hanya kuat di sektor hulu, tapi juga kreatif di hilir. Semua ini untuk kesejahteraan bersama,” tutupnya. (adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

World Tourism Day 2026, Dispar Kukar Dorong Destinasi Wisata Kembali Ramai Lewat Aksi Bersih

25 September 2026 - 18:51 WITA

Tuan Rumah MTQ Kaltim 2026, Kukar Siapkan Kafilah di 58 Cabang Lomba

25 September 2026 - 18:36 WITA

Kukar Berprestasi Kendalikan Inflasi, Aulia–Rendi Raih TPID Award 2026

25 September 2026 - 13:39 WITA

Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Lestarikan Tradisi Beseprah

24 September 2026 - 15:03 WITA

Beseprah Erau 2026, Bupati Kukar Ingin Tradisi Makan Bersama Lebih Dekat dengan Rakyat

24 September 2026 - 12:14 WITA

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Diberi Gelar Pangeran Kelana Panji Wira oleh Kesultanan Kutai

24 September 2026 - 10:45 WITA

Trending di Advertorial