Menu

Mode Gelap

Inspiratif · 13 Agu 2025 17:08 WITA

Gotong Royong Perbaiki Jalan di Bone, H. Abu Tunaikan Nazar Sejak Lama


Gotong Royong Perbaiki Jalan di Bone, H. Abu Tunaikan Nazar Sejak Lama Perbesar

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Jalan menuju rumah keluarga di Bone, Sulawesi Selatan, itu sudah lama dibiarkan berlubang dan tak rata. Debu beterbangan ketika musim kemarau, becek dan licin saat hujan turun. Beberapa waktu lalu, jalan itu mulai diperbaiki, bersamaan dengan kepulangan H. Abu dari perantauannya di Kutai Kartanegara.

Bagi H. Abu, pulang kampung bukan sekadar melepas rindu. Ada nazar yang sudah ia simpan bertahun-tahun—janji yang lahir dari rasa syukur dan kerinduan pada tanah kelahiran. Perbaikan jalan menjadi wujud nyata janji itu, sekaligus bentuk tanggung jawab moral kepada kampung halaman.

Kegiatan ini melibatkan keluarga dan warga sekitar. Mereka percaya, membenahi jalan desa adalah cara menghidupkan kembali ikatan komunitas sekaligus memudahkan aktivitas sehari-hari. “Bapak memang niatkan ini sebagai ibadah di kampung halamannya. Sudah menjadi kebiasaan setiap tahun, bukan hanya di Bone, tapi juga di Kukar,” kata H. Rusli, putra pertama H. Abu.

Namun, di tengah suasana gotong royong itu, beredar komentar miring di media sosial. Ada yang menautkan kegiatan tersebut dengan urusan politik di Kutai Kartanegara. Menanggapi hal itu, Rusli menegaskan bahwa perbaikan jalan di Bone adalah inisiatif pribadi keluarga yang berlandaskan nazar lama, bukan bagian dari program pemerintah maupun agenda politik.

H. Abu dikenal di kalangan warga sebagai dermawan yang rutin membantu memperbaiki fasilitas umum, mulai dari jalan hingga rumah ibadah. “Bapak selalu bilang, rezeki itu harus kembali ke masyarakat,” ujar Rusli, yang juga kakak dari Rendi Solihin.

Meski menyadari tak semua orang memandangnya sama, keluarga H. Abu memilih tetap melangkah. “Kalau pun ada yang menganggap ini salah, kami memohon maaf sebesar-besarnya. Tidak ada niat lain selain menunaikan nazar,” tutur Rusli. Baginya, janji itu adalah komitmen kepada Allah dan masyarakat, bukan janji politik.

Tudingan yang beredar di dunia maya tidak mengurangi semangat keluarga untuk terus berbuat baik. “Kami berharap masyarakat bisa melihat niat tulus kami dengan hati yang terbuka. Politik datang dan pergi, tapi kepedulian dan kebaikan harus tetap berjalan,” ucap Rusli. (*)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Siapkan Opsi Baru untuk Hidupkan Kembali Tangga Arung Square dan Bioskop

22 Agustus 2026 - 15:48 WITA

14 Pejabat Kukar Dilantik, Bupati Sebut Pengisian Jabatan Masih Berjalan

21 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Berawal dari Minta Tumpangan, Pria di Muara Kaman Diduga Serang Korban di Kebun Sawit

21 Agustus 2026 - 20:46 WITA

Erau 2026 Dikawal Kejari Kukar, Pemkab Pastikan Pelaksanaan Sesuai Aturan

20 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Karhutla Picu Kabut Asap hingga Tenggarong, Pemkab Kukar Perkuat Koordinasi Penanganan

20 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Karhutla Dekati Permukiman Pendingin, Empat RT Berpotensi Terdampak

18 Agustus 2026 - 19:40 WITA

Trending di Peristiwa