Menu ✖

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 1 Agu 2026 19:25 WITA

Erau 2026 Digelar September di Tiga Kawasan, Sekolah Akan Dilibatkan


Prosesi Mengulur Naga dalam rangkaian Erau Adat Kutai di Tenggarong. (Istimewa) Perbesar

Prosesi Mengulur Naga dalam rangkaian Erau Adat Kutai di Tenggarong. (Istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Festival Erau Adat Kutai 2026 dijadwalkan berlangsung pada September di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Selain memusatkan kegiatan di tiga kawasan, penyelenggara akan melibatkan pelajar untuk mengenalkan adat dan budaya Kutai secara langsung.

Erau tahun ini mengusung tema “Raja Menjamu Rakyatnya”. Tema tersebut ditetapkan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan dijadwalkan diperkenalkan secara resmi dalam peluncuran festival pada awal Agustus 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar Heriansyah mengatakan persiapan dilakukan bersama Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Hingga akhir Juli, panitia telah menggelar dua kali rapat koordinasi untuk membahas pembagian tugas dan rangkaian kegiatan.

“Persiapan terus berjalan. Untuk kegiatan seremonial menjadi tanggung jawab Disdikbud, sementara prosesi adat tetap dilaksanakan oleh Kesultanan sesuai pakem yang berlaku,” kata Heriansyah.

Pembagian tugas tersebut dimaksudkan untuk menjaga prosesi sakral tetap berada di bawah kewenangan Kesultanan. Sementara itu, pemerintah daerah menangani rangkaian seremonial dan kegiatan yang terbuka bagi masyarakat.

Jadwal Terperinci Menunggu Peluncuran

Kalender pariwisata dalam laman resmi Indonesia.travel mencantumkan Erau Adat Kutai 2026 pada 21–29 September. Jadwal itu berbeda dari rencana awal Disdikbud Kukar yang menyebut pelaksanaan pada 20–27 September 2026.

Dalam keterangan terbarunya, Heriansyah hanya memastikan Erau diselenggarakan pada September. Karena itu, masyarakat masih perlu menunggu peluncuran resmi untuk mengetahui tanggal dan susunan acara secara terperinci.

Rangkaian Erau akan dipusatkan di tiga kawasan, yaitu Stadion Rondong Demang beserta area parkirnya, kawasan Keraton dan Museum Mulawarman, serta Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Pemusatan tersebut dilakukan untuk mempermudah pengelolaan kegiatan sekaligus mempertahankan hubungan Erau dengan kawasan bersejarah di Tenggarong.

“Tradisi ini harus terus dilestarikan. Jangan sampai identitas budaya yang kita miliki perlahan hilang karena tidak lagi dilaksanakan,” ujar Heriansyah.

Pelajar Dilibatkan Mengenal Budaya Kutai

Disdikbud Kukar berencana melibatkan sekolah-sekolah, terutama jenjang SD dan SMP, dalam sejumlah agenda Erau. Pelajar PAUD juga akan mengikuti kegiatan tertentu yang disesuaikan dengan usia mereka.

Pelibatan tersebut diarahkan sebagai bagian dari pembelajaran budaya lokal. Namun, Disdikbud belum mengumumkan sekolah yang terlibat, bentuk kegiatan, maupun mekanisme keikutsertaan para pelajar.

“Melalui Erau, kami ingin anak-anak mengenal adat dan budaya Kutai secara langsung. Ini menjadi bagian dari pendidikan karakter sekaligus upaya menanamkan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah sejak dini,” katanya.

Heriansyah menyebut Pemkab Kukar mengalokasikan hibah sekitar Rp15 miliar kepada Kesultanan. Dana itu bukan hanya digunakan untuk penyelenggaraan Erau, tetapi juga mencakup operasional Kesultanan dan pemeliharaan Kedaton.

Penyelenggaraan Erau juga akan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Rincian pembagian anggaran untuk festival, operasional Kesultanan, dan pemeliharaan Kedaton belum disampaikan.

Erau Adat Kutai termasuk dalam 125 agenda yang terpilih dalam Karisma Event Nusantara 2026. Program Kementerian Pariwisata tersebut memuat kegiatan budaya, seni, kuliner, dan pariwisata dari 38 provinsi di Indonesia.

Jadwal lengkap, lokasi setiap acara, pengaturan lalu lintas, serta mekanisme pelibatan sekolah dijadwalkan diumumkan setelah peluncuran resmi Erau 2026. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

World Tourism Day 2026, Dispar Kukar Dorong Destinasi Wisata Kembali Ramai Lewat Aksi Bersih

25 September 2026 - 18:51 WITA

Tuan Rumah MTQ Kaltim 2026, Kukar Siapkan Kafilah di 58 Cabang Lomba

25 September 2026 - 18:36 WITA

Kukar Berprestasi Kendalikan Inflasi, Aulia–Rendi Raih TPID Award 2026

25 September 2026 - 13:39 WITA

Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Lestarikan Tradisi Beseprah

24 September 2026 - 15:03 WITA

Beseprah Erau 2026, Bupati Kukar Ingin Tradisi Makan Bersama Lebih Dekat dengan Rakyat

24 September 2026 - 12:14 WITA

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Diberi Gelar Pangeran Kelana Panji Wira oleh Kesultanan Kutai

24 September 2026 - 10:45 WITA

Trending di Advertorial