okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA- Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri mendorong mahasiswa baru Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) tidak hanya fokus pada kegiatan akademik formal, tetapi juga aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan.
Hal tersebut disampaikan Aulia saat menjadi pembicara dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unikarta. Menurutnya, pengalaman berorganisasi menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk karakter dan kemampuan mahasiswa di luar ruang kelas.
Aulia mengatakan, tiga tanggung jawab mahasiswa yang sebelumnya disampaikannya, yakni tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat, dapat diperkuat melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan.
“Ada pesan-pesan kami terhadap tiga tanggung jawab itu tadi. Salah satunya bisa diselesaikan dengan mengikuti, bukan hanya mengikuti kegiatan akademik formal saja, akan tetapi juga mengikuti organisasi kemahasiswaan selama mereka menjadi mahasiswa,” ujar Aulia.
Menurutnya, organisasi mahasiswa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan yang tidak selalu diperoleh melalui proses pembelajaran akademik.
Ia menilai keterlibatan aktif dalam organisasi dapat membantu mahasiswa membangun soft skill, terutama kemampuan kepemimpinan, empati, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Kita berharap melalui organisasi kemahasiswaan ini soft skill teman-teman itu bisa terbangun. Bagaimana leadership-nya terbangun, bagaimana sisi empatinya terbangun, bagaimana sisi jiwa sosialnya terbangun,” katanya.
Aulia menambahkan, kemampuan tersebut perlu dipupuk sejak mahasiswa berada di lingkungan kampus. Pengalaman berorganisasi, menurut dia, dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika nantinya terjun ke masyarakat maupun memasuki dunia kerja.
“Nah, ini tentunya bisa ditempuh, dipupuk, dan dibina melalui kegiatan organisasi kemahasiswaan,” tuturnya.
Ia berharap mahasiswa baru Unikarta dapat memanfaatkan masa perkuliahan tidak hanya untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga memperluas pengalaman, membangun jejaring, serta mengasah kemampuan kepemimpinan dan jiwa sosial.
Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan sosial yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan Kutai Kartanegara.(atr)









