okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri meninjau Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kecamatan Tenggarong di Jalan AM Sangaji, Kelurahan Baru, Kabupaten Kukar.
Dalam kunjungan tersebut, Aulia bersama Karang Taruna turut menyerahkan bantuan kepada relawan Balakarcana yang terlibat dalam penanganan karhutla di wilayah Tenggarong.
Aulia mengatakan, Balakarcana di Kelurahan Baru merupakan salah satu kelompok relawan yang memiliki sumber daya cukup kuat. Posko tersebut juga telah ditetapkan Kecamatan Tenggarong sebagai pusat penanganan karhutla.
“Kita meninjau dan memberikan bantuan bersama-sama dengan Karang Taruna untuk Balakarcana di Kelurahan Baru. Balakarcana ini merupakan salah satu Balakar yang lengkap dan memiliki resource atau sumber daya yang cukup kuat. Di sini sudah ditetapkan oleh Kecamatan Tenggarong sebagai pusat atau posko penanganan karhutla Kecamatan Tenggarong,” kata Aulia.
Bantuan yang diberikan berupa tenda, obat-obatan, serta bahan makanan untuk mendukung kebutuhan para relawan selama menjalankan tugas pemadaman dan penanganan karhutla.
Aulia menyebut bantuan tersebut disalurkan melalui Karang Taruna Provinsi dan Karang Taruna Pusat. Bantuan tersebut berasal dari Budisatrio Djiwandono dan ditujukan bagi para relawan yang aktif dalam penanganan karhutla di Kukar.
“Nah, dari Karang Taruna melalui Karang Taruna Provinsi, Karang Taruna Pusat, Bapak Budisatrio Djiwandono sudah menyalurkan beberapa bantuan, tenda dan beberapa obat-obatan, bahan makanan untuk kawan-kawan relawan yang aktif dalam proses pemadaman api dalam penanganan karhutla di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Menurut Aulia, penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi berbagai pihak dengan mengoptimalkan potensi yang tersedia di daerah. Upaya tersebut mencakup pencegahan, penanganan ketika kebakaran terjadi, hingga memastikan kondisi relawan tetap siap menjalankan tugas.
“Ketua Karang Taruna di Provinsi, Pak Hendra, juga menyampaikan pesan dari Bang Budisatrio untuk kita bersama-sama menyatukan potensi yang ada di tempat kita, untuk bersama-sama bagaimana proses pencegahan terhadap karhutla, penanganan terhadap karhutla ketika sudah terjadi, dan bagaimana caranya kita menjaga relawan-relawan kita ini tetap fit, tetap bugar, tetap selalu siap siaga ketika bencana itu datang,” kata Aulia.
Pemkab Kukar bersama unsur relawan dan organisasi kepemudaan terus mendorong penguatan koordinasi dalam menghadapi potensi karhutla, terutama di tengah kondisi yang rawan terjadi kebakaran.(atr)









