Teks Foto : Anggota DPRD Kukar, Rahmat Dermawan (Angga/okeborneo.com)
okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA– Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat perhatian Komisi II DPRD Kukar. Untuk mengatasi persoalan tersebut, DPRD meminta PT Pertamina menambah kuota pasokan BBM yang dinilai belum mencukupi kebutuhan masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan DPRD di Balikpapan guna menyamakan persepsi terkait persoalan kelangkaan BBM. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk mencari solusi atas terbatasnya ketersediaan bahan bakar di Kukar.
“Memang ketersediaan BBM ini terbatas dan kuotanya kurang. Jadi, kita meminta pihak Pertamina untuk menambah kuota BBM yang hari ini mengalami kelangkaan di Kutai Kartanegara,” ujar Rahmat, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, keterbatasan kuota menjadi salah satu persoalan yang perlu segera ditangani agar distribusi BBM dapat kembali memenuhi kebutuhan masyarakat. Penambahan pasokan diharapkan mampu mengurangi kelangkaan yang terjadi di sejumlah titik penyaluran.
Terkait kemungkinan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Pertamina dan pihak terkait, Rahmat menyebut komunikasi secara lisan telah dilakukan. Namun, Komisi II masih akan melihat perkembangan situasi untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan memanggil pihak-pihak terkait secara resmi.
Komisi II DPRD Kukar berharap koordinasi yang telah dilakukan dapat mendorong penanganan kelangkaan BBM secara konkret, terutama melalui penyesuaian kuota pasokan agar kebutuhan energi masyarakat di daerah dapat terpenuhi.(adv/dprdkukar/atr)










