Teks foto: Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni (Angga/okeborneo.com)
okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali melaksanakan tahapan seleksi Pramuka Garuda dengan membagi peserta ke dalam dua tahap. Pembagian tersebut dilakukan untuk mengakomodasi tingginya jumlah pendaftar pada 2026.
Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan seleksi tahap kedua dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026), dengan jumlah peserta sekitar 112 orang. Sementara itu, seleksi tahap pertama telah diikuti sekitar 113 peserta.
“Pendaftaran tahun ini cukup membludak. Dengan kapasitas yang ada, mau tidak mau kita harus membagi seleksi menjadi dua tahap,” ujar Aji Ali Husni yang juga menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar.
Ia menjelaskan, seleksi Pramuka Garuda tersebar di beberapa kecamatan di Kukar. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi pembinaan yang dilakukan para pembina di gugus depan masing-masing, sekaligus bentuk apresiasi atas pencapaian anggota Pramuka pada setiap tingkatan.
Pramuka Garuda merupakan capaian tertinggi dalam masing-masing golongan Pramuka, yakni Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega. Karena itu, proses seleksi dilakukan untuk mengukur kemampuan serta memastikan peserta memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Menurut Aji, penilaian tidak hanya dilakukan berdasarkan keikutsertaan peserta dalam kegiatan kepramukaan. Calon Pramuka Garuda juga harus memenuhi Syarat Kecakapan Umum (SKU) sesuai tingkatannya serta menyelesaikan sejumlah persyaratan Tanda Kecakapan Khusus (TKK), baik yang bersifat wajib maupun pilihan.
“Proses ini sebenarnya sudah melalui beberapa fase. Mulai dari penilaian di gugus depan atau sekolah, kemudian dikonfirmasi di tingkat kecamatan atau kwartir ranting, dan terakhir kami seleksi kembali di tingkat kwartir cabang,” jelasnya.
Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, tim penilai akan melakukan pembahasan dan mencocokkan hasil penilaian peserta dengan ambang batas nilai atau passing grade yang telah ditetapkan. Peserta yang memenuhi standar tersebut dinyatakan lulus, sedangkan peserta yang belum memenuhi ketentuan berpeluang mengikuti seleksi pada kesempatan berikutnya.
Aji berharap hasil seleksi Pramuka Garuda tahun ini dapat menjadi gambaran kualitas pembinaan kepramukaan di Kukar. Ia menegaskan, proses seleksi berjenjang tersebut diharapkan menghasilkan anggota Pramuka yang memiliki kecakapan sesuai tingkatan masing-masing.
Adapun pengukuhan Pramuka Garuda yang dinyatakan lulus direncanakan berlangsung pada November 2026, bertepatan dengan pelaksanaan apel Hari Pramuka. Namun, pelaksanaannya akan menyesuaikan hasil akhir seleksi dan keputusan Kwarcab Kukar.(adv/diskomkukar/atr)










