Menu ✖

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 14 Okt 2026 21:39 WITA

Luka Bakar Lebih dari 75 Persen, Ustaz Hamri Nor Meninggal Setelah Dirawat di ICU


Luka Bakar Lebih dari 75 Persen, Ustaz Hamri Nor Meninggal Setelah Dirawat di ICU Perbesar

Teks foto: Ustaz Hamri Nor (istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Direktur Utama RSUD Aji Muhammad (AM) Parikesit Tenggarong, dr. Mauritz Silalahi, mengungkapkan kondisi Ustaz Hamri Nor atau yang dikenal sebagai Ustaz Hamdi saat mendapatkan penanganan medis dalam kondisi berat. Korban mengalami luka bakar lebih dari 75 persen sebelum akhirnya meninggal dunia pada Rabu (14/10/2026) malam.

Mauritz mengatakan, tim medis telah memaksimalkan penanganan terhadap Hamri sejak Rabu malam. Korban langsung mendapatkan perawatan intensif di ruang intensive care unit (ICU) karena tingkat keparahan luka bakar yang dialaminya.

“Pada intinya kondisinya berat, namanya luka bakar dan ada riwayat penyakit lainnya. Dari kami sudah maksimal, termasuk membantu alat pernapasan pada almarhum,” ujar Mauritz.

Ia menjelaskan, penanganan luka bakar memerlukan tindakan pembersihan pada bagian tubuh yang terdampak. Namun, kondisi Hamri saat itu tidak memungkinkan untuk menjalani pembiusan yang diperlukan dalam tindakan medis tersebut.

Karena kondisi korban cukup parah dan berisiko tinggi, tim medis melakukan pembersihan luka bakar secara lokal tanpa melakukan operasi.

“Luka bakar itu harus dilakukan pembersihan, cuma kondisinya tidak memungkinkan untuk melakukan pembiusan. Makanya dilakukan secara lokal saja pembersihan luka bakar dan tidak dilakukan operasi karena kondisi yang cukup parah dan berisiko tinggi,” jelasnya.

Meski telah mendapatkan penanganan intensif, nyawa Hamri tidak berhasil diselamatkan. Kepergiannya menambah duka keluarga korban kebakaran di Jalan Delta, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Sebelumnya, dua anak Hamri juga meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut. Hamri dilaporkan mengalami luka bakar saat berupaya menyelamatkan kedua anaknya dari kobaran api.

Tragedi tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Tenggarong. Upaya penyelamatan yang dilakukan Hamri di tengah kebakaran menjadi bagian dari peristiwa memilukan yang merenggut nyawa ayah dan kedua anaknya.(atr)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang Porprov Kaltim, Dispora Kukar Matangkan Persiapan Atlet dan Fasilitas Latihan

14 Oktober 2026 - 20:32 WITA

HUT ke-61 Bankaltimtara, Bupati Kukar Harap Dividen Meningkat dan Layanan Makin Luas

14 Oktober 2026 - 17:14 WITA

Dua Anak Tewas dalam Kebakaran Jalan Delta Tenggarong, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

Kenangan Terakhir Dua Bocah Korban Kebakaran Jalan Delta Tenggarong, Rajin Mengaji dan Ingin Segera Disunat

14 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Kebakaran Gang Karya Tenggarong Tewaskan Dua Anak

14 Oktober 2026 - 02:27 WITA

Hetifah Dorong BPS Perkuat Data Ekonomi, UMKM dan Pelaku Usaha Harus Terdata

13 Oktober 2026 - 21:19 WITA

Trending di Ekonomi