okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, mengusulkan pemanfaatan lahan bekas tambang yang nantinya diserahkan kembali kepada negara sebagai lokasi kegiatan usaha produktif bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong.
Usulan tersebut disampaikan Aulia saat menghadiri peresmian Sentra Asimilasi dan Edukasi (SAE) PASTARUNG serta kegiatan pemberdayaan warga binaan, Selasa (27/9/2026).
Aulia mengatakan, pengembangan kegiatan pemberdayaan membutuhkan dukungan lahan yang memadai. Terlebih, jumlah warga binaan di Lapas Tenggarong mencapai sekitar 1.300 orang, sehingga diperlukan ruang yang lebih luas untuk mengembangkan berbagai kegiatan produktif.
“Kita melihat, dengan lahan yang kecil seperti ini saja, pemberdayaan sudah bisa dilakukan. Tadi disampaikan bahwa ada sekitar 1.300 warga binaan di Lapas Tenggarong. Tentunya, mereka membutuhkan area atau lahan yang cukup luas untuk menjalankan kegiatan pemberdayaan,” ujarnya.
Menurut Aulia, sejumlah lahan eks tambang yang akan dikembalikan kepada negara berpotensi diusulkan untuk mendukung program tersebut. Pemanfaatannya diharapkan dapat membuka ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi.
Namun, rencana tersebut memerlukan koordinasi dengan pihak terkait agar pemanfaatan lahan dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Aulia pun meminta dukungan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), terutama dalam memastikan rencana pemanfaatan lahan tersebut memiliki landasan regulasi yang jelas.
“Tentunya, kami juga memohon dukungan dari Bapak Kajari, terutama untuk memastikan apa yang kita lakukan ini berjalan sesuai dengan regulasi yang ada,” katanya.
Rencana ini menjadi salah satu upaya Pemkab Kukar untuk memperluas dukungan terhadap program pembinaan warga binaan. Dengan ketersediaan lahan yang lebih luas, kegiatan usaha produktif diharapkan dapat dikembangkan sehingga warga binaan memiliki keterampilan dan pengalaman kerja sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.(adv/diskomkukar/atr)










