okeborneo.com, SAMARINDA— Bunker Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite SPBU 64.752.02 di Jalan Bung Tomo, Kelurahan Sungai Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, mengeluarkan kepulan asap putih saat sedang dilakukan perawatan dengan menggunakan blower pada Rabu (3/8/2022) sekitar pukul 17.30 WITA.
Dari pantauan di lapangan, terdapat dua korban dalam insiden tersebut yakni pekerja yang melakukan pengerjaan bungker tersebut dan diketahui mengalami luka bakar dan saat ini berada di RSUD IA.Moeis untuk mendapatkan perawatan medis.
Kedua korban yakni Didha Dony Damara (20) dan Suwarno (51), yang mana keduanya merupakan ayah dan anak berasal dari Kota Balikpapan.
Dari informasi yang dihimpun okeborneo.com saat proses pengurasan bunker, salah satu korban yakni Didha Dony berada di dalam sementara itu Suwarno berada atas bunker.
Koordinator lapangan Posko 5 Disdamkar Kota Samarinda, M Fadly menjelaskan mereka mendapatkan laporan awal jika SPBU di jalan Bung Tomo telah terjadi kebakaran dan saat pihaknya tiba bunker BBM pertalite dalam proses pengurasan.
“Iya,mereka sedang melakukan pengurasan dan pembersihan bunker, jadi mereka menggunakan mesin blower. Ya didalam itu kan panas ya, seharusnya dikeluarkan dulu udaranya karena bekas bahan bakar,” jelasnya.
“Karena blower nyala terus dari pagi, gak tahu bagaimana langsung keluar asap putih tebal dari dalam dan mungkin karena panas lalu terbakar,” sambungnya.
Setelah itu, petugas Disdamkar pun langsung melakukan penyemprotan, untuk memastikan kondisi bunker aman. (bdp/ob1/ef)








