Menu

Mode Gelap

Advertorial · 8 Des 2023 21:31 WITA

Aktivis PPATBM Jadi Mitra DP3A Kukar Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak


Aktivis PPATBM Jadi Mitra DP3A Kukar Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak Perbesar

istimewa

TENGGARONG – Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi masalah serius di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Untuk menanggulangi masalah ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar menggandeng aktivis Perlindungan Perempuan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PPATBM) sebagai mitra kerja.

Marhaini, Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PHP2KA) DP3A Kukar, mengungkapkan bahwa aktivis PPATBM memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan advokasi kepada masyarakat terkait isu perlindungan perempuan dan anak.

“Kami melibatkan aktivis PPATBM dari Desa dan Kelurahan karena mereka lebih dekat dengan masyarakat. Mereka bisa menyampaikan informasi dan pengetahuan tentang bagaimana mencegah dan menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ucap Marhaini, Rabu (29/11/2023).

Menurut Marhaini, dengan adanya aktivis PPATBM, diharapkan masyarakat menjadi lebih sadar dan peduli terhadap hak-hak perempuan dan anak. Selain itu, aktivis PPATBM juga bisa membantu proses pendampingan dan pelaporan kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan mereka.

Saat ini, DP3A Kukar telah membentuk 50 PPATBM di berbagai wilayah di Kukar, yang terdiri dari 20 Kecamatan dan lebih dari 100 Desa. Namun, Marhaini mengakui bahwa masih ada kendala dalam pembentukan PPATBM, terutama terkait ketersediaan anggaran.

“Kami tetap berkomitmen untuk membentuk PPATBM di seluruh Desa dan Kelurahan di Kukar, meskipun secara bertahap. Kami juga berharap ada dukungan dari pihak-pihak lain, seperti pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan media massa,” tuturnya.

Marhaini optimis bahwa upaya yang dilakukan DP3A Kukar bersama aktivis PPATBM akan memberikan dampak positif dalam menurunkan angka kekerasan perempuan dan anak di Kukar. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan-segan melapor jika mengetahui atau mengalami kekerasan.

“Kami siap melayani dan membantu korban kekerasan perempuan dan anak. Kami juga memiliki layanan hotline yang bisa dihubungi kapan saja. Jangan biarkan kekerasan terus berlangsung, mari kita bersama-sama melindungi hak-hak perempuan dan anak di Kukar,” pungkasnya. (Adv)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkiland Fest 2025 Gaungkan Musik Tingkilan ke Panggung Nasional

24 November 2025 - 11:38 WITA

Tingkiland Fest 2025

Bupati Aulia Pimpin Upacara HGN ke-80, Pemkab Kukar Tegaskan Komitmen Sejahterakan Guru

24 November 2025 - 11:34 WITA

Bupati Aulia pimpin upacara HGN ke-80

Dispar Kukar Sukses Gelar Enam Event Ekraf Sepanjang 2025

22 November 2025 - 14:45 WITA

event Ekraf Kukar

Taman Tanjong Jadi Pusat Hiburan Modern dalam Rancangan Ekraf 2026

22 November 2025 - 14:44 WITA

Taman Tanjong

Beasiswa ASN Kukar Diperluas, Fokus pada Kenaikan Jenjang Pendidikan

22 November 2025 - 14:42 WITA

beasiswa ASN Kukar

Ribuan Pekerja Sektor Riil Kukar Masuk Program Perlindungan Baru

22 November 2025 - 14:40 WITA

perlindungan pekerja sektor riil Kukar
Trending di Advertorial