Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 10 Sep 2025 12:58 WITA

Alat Pertanian Modern Perkuat Target Swasembada Pangan Kaltim


 Wagub Kaltim Seno Aji bersama pejabat daerah mengikuti panen raya padi di Tenggarong. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Wagub Kaltim Seno Aji bersama pejabat daerah mengikuti panen raya padi di Tenggarong. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Harapan mewujudkan swasembada pangan Kaltim semakin nyata. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung petani agar kemandirian pangan segera tercapai. Pernyataan itu ia sampaikan usai menghadiri panen raya padi di Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Rabu (10/9/2025).

Seno menyebut pemerintah menempuh langkah konkret dengan memberikan subsidi pupuk kepada petani. Pemprov Kaltim bahkan sudah menjalin kerja sama dengan PT Pupuk Kaltim (PKT) agar distribusi pupuk berjalan lebih lancar. “Kita meminta PKT menyalurkan pupuk langsung kepada petani,” kata Seno.

Selain subsidi pupuk, pemerintah juga memperkuat akses petani terhadap teknologi pertanian modern. Seno menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk menghadirkan mesin dan peralatan pertanian terbaru. “Dengan alat modern, kita harapkan proses produksi jadi lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal,” ujarnya.

Dukungan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan Kaltim. Saat ini produksi padi daerah sudah melampaui 250 ribu ton per tahun. Pemerintah menargetkan angka itu meningkat hingga 400 ribu ton pada 2026 agar kebutuhan pangan lokal bisa terpenuhi tanpa ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.

Selain peningkatan produksi, Pemprov Kaltim juga mendorong intensifikasi pertanian. Saat ini mayoritas lahan sawah hanya dipanen dua kali dalam setahun. Ke depan, pemerintah menargetkan panen bisa dilakukan tiga kali setahun dengan dukungan pupuk, irigasi, dan teknologi.

“Semua langkah ini untuk memastikan petani lebih sejahtera, sekaligus menjamin masyarakat Kaltim tidak lagi khawatir soal ketersediaan pangan,” tegas Seno. Ia berharap kolaborasi erat antara pemerintah, petani, dan swasta dapat mempercepat terwujudnya kedaulatan pangan di Kalimantan Timur.

Kutai Kartanegara yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Kaltim, kembali menunjukkan peran strategisnya dalam memperkuat kemandirian pangan provinsi. Panen raya di Mangkurawang bukan hanya seremoni, melainkan tonggak penting menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Brida Kukar Tekankan Kelengkapan Dokumen Inovasi OPD, Jadi Penentu Penilaian Indeks Daerah

24 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemkab Kukar Minta Hak Konsesi Pertambangan dan Alokasi Gas ke Pusat

24 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Tingkatkan Perekonomian Daerah, Pemkab Kukar Bawa TPID Raih Juara Kalimantan 4 Tahun Beruntun dan Gulirkan Kredit Kukar Idaman

24 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Karhutla di Kukar, Aulia Koordinasi dengan BNPB Minta Bantuan Helikopter

23 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Aulia Rahman Basri Tegaskan Gerakan Etam Mengaji Berlanjut, Kukar Bidik Juara Umum MTQ Kaltim

23 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Pejabat Administrator dan Pengawas Kukar Dilantik, Diminta Perkuat Kinerja dan Inovasi

23 Oktober 2026 - 20:50 WITA

Trending di Advertorial