Menu

Mode Gelap

PERTANIAN · 4 Jun 2026 19:19 WITA

Alsintan untuk Brigade Pangan Marangkayu, Pemkab Kukar Dorong Efisiensi Produksi Petani


Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada Brigade Pangan di Desa Semangko, Kecamatan Marangkayu. (Istimewa) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada Brigade Pangan di Desa Semangko, Kecamatan Marangkayu. (Istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemanfaatan alat dan mesin pertanian menjadi salah satu cara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mempercepat kerja petani di Marangkayu.

Dukungan itu diberikan melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan kepada Brigade Pangan Kecamatan Marangkayu. Bantuan diserahkan di kawasan pertanian Kelompok Hidup Baru 2, Desa Semangko, Kecamatan Marangkayu, Selasa (2/6/2026).

Penyaluran alsintan tersebut diarahkan untuk membantu petani meningkatkan efisiensi kerja di lahan. Peralatan pertanian modern dinilai dapat mempercepat proses budidaya, menekan biaya operasional, dan mendukung peningkatan produksi pangan.

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengatakan, sektor pertanian masih memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong dukungan yang langsung menyentuh kebutuhan petani.

Menurutnya, bantuan alsintan perlu dimanfaatkan secara optimal agar berdampak pada proses kerja petani, mulai dari pengolahan lahan hingga peningkatan produksi.

“Dengan dukungan sarana yang memadai, kami berharap hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujarnya.

Selain bantuan peralatan, Pemkab Kukar juga menjalankan sejumlah program pendukung sektor pertanian. Program tersebut meliputi pendampingan teknis, pengembangan infrastruktur pertanian, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian.

Usai menyerahkan bantuan, Aulia berdialog dengan petani dan anggota Brigade Pangan di Pondok Pertemuan setempat. Dalam pertemuan itu, petani menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi di lapangan.

Beberapa kebutuhan yang disampaikan antara lain jaringan irigasi, ketersediaan pupuk, pengembangan areal pertanian, serta tambahan bantuan sarana produksi.

Aulia mengatakan, masukan dari petani akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan sektor pertanian. Ia menilai komunikasi langsung dengan petani penting agar kebijakan yang dibuat pemerintah sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Masukan dari petani menjadi referensi penting bagi pemerintah untuk menyusun program yang lebih efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Pada kesempatan itu, Aulia juga mengingatkan penerima bantuan agar menjaga dan merawat alsintan yang telah diberikan. Peralatan tersebut, menurutnya, harus digunakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh petani di Marangkayu.

Penyaluran alsintan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar memperkuat produksi pertanian di tingkat kecamatan. Namun peningkatan produksi tidak hanya bergantung pada bantuan alat, tetapi juga pada keberlanjutan perawatan, pengelolaan bersama, serta tindak lanjut terhadap kebutuhan dasar petani seperti irigasi dan pupuk. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Honor Guru Non-ASN Kukar Tertunda Tiga Bulan, Disdikbud Minta Sekolah Segera Validasi Data

10 September 2026 - 15:22 WITA

Beseprah Kukar Resmi Jadi WBTB, Tradisi Kesetaraan Didorong Tetap Lestari

10 September 2026 - 15:05 WITA

Distanak Kukar Ungkap Alasan Benih Padi Ditebar Langsung di Danau Semayang

9 September 2026 - 17:33 WITA

Sidang Kasus Etomidate Mantan Kasat Narkoba Kukar, Jaksa Hadirkan Tiga Saksi

9 September 2026 - 15:58 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru