Menu ✖

Mode Gelap

DPRD Kutai Kartanegara · 15 Nov 2024 13:56 WITA

Asnawi yakin Sektor Perikanan Dapat Tingkatkan PAD Hingga Sejahterakan Masyarakat


 Anggota Komisi III DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Asnawi Sultan Ramadhani Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Asnawi Sultan Ramadhani

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Sektor perikanan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki potensi besar sebagai salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, untuk memaksimalkan kontribusi tersebut, diperlukan strategi dan dukungan yang lebih terarah kepada masyarakat pesisir, khususnya para petani tambak.

Anggota Komisi III DPRD Kukar, Asnawi Sultan Ramadhani, mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas dan keberlanjutan bantuan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan sektor ini. Ia menyoroti perlunya dukungan konkret dalam bentuk penyediaan bibit unggul, alat produksi, serta sarana pendukung lainnya.

“Para petani tambak di Kukar membutuhkan lebih dari sekadar bibit. Mereka memerlukan tandon air, mesin, pakan berkualitas, dan pelatihan teknis agar usaha mereka lebih berkelanjutan,” ujar Asnawi, Jumat (15/11/2024).

Fokus pada Kualitas dan Keberlanjutan Bantuan

Asnawi menegaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada petani tambak harus berfokus pada kualitas dan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menilai pentingnya pengalokasian anggaran daerah yang tepat guna dan sesuai kebutuhan lapangan.

“Harapan kami, setiap bantuan harus memiliki manfaat jangka panjang. Tidak hanya soal jumlah, tetapi kualitasnya juga harus diperhatikan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan,” tambahnya.

DPRD, menurut Asnawi, memiliki peran penting dalam memastikan transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran. Sebagai wakil rakyat, DPRD berkomitmen untuk mengawasi agar setiap bantuan benar-benar memberikan dampak positif bagi petani tambak dan mendukung pertumbuhan sektor perikanan.

Pentingnya Pendampingan dan Pelatihan Teknis. Selain bantuan fisik, Asnawi juga menyarankan pendampingan dan pelatihan teknis untuk meningkatkan kapasitas petani tambak. Dengan pelatihan tersebut, petani diharapkan mampu mengelola tambaknya secara lebih profesional dan menghadapi tantangan teknis, seperti menjaga kualitas hasil tambak.

“Dukungan pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan petani tambak. Dengan bekal yang memadai, mereka bisa lebih produktif dan mampu bersaing,” jelas Asnawi.

Sinergi DPRD dan Pemda untuk Kemajuan Sektor Perikanan Asnawi menegaskan perlunya koordinasi yang lebih kuat antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran untuk sektor perikanan. Dengan sinergi yang baik, ia optimis sektor ini dapat berkembang pesat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD Kukar.

“Kami di DPRD akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sektor perikanan harus menjadi lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara keseluruhan,” tutupnya.

Dukungan konkret dari pemerintah daerah dan komitmen DPRD dalam pengawasan menjadi langkah strategis untuk memastikan sektor perikanan di Kukar semakin maju dan mampu menjadi andalan dalam pembangunan ekonomi daerah.(adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

400 Titik LPJU di Anggana Mati, DPRD Kukar Siapkan RDP dengan OPD Terkait

3 November 2026 - 15:47 WITA

Maknai Sumpah Pemuda, Ahmad Yani Ajak Generasi Muda Bersatu Bangun Kukar

29 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Ahmad Yani Soroti Antrean BBM di Kukar, Dugaan Penyimpangan Distribusi Bakal Dievaluasi

29 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Gudang Bulog Ditargetkan Dibangun 2027, DPRD Kukar Minta Syarat Hibah Lahan Segera Dituntaskan

21 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Kebakaran 75 Bangunan, DPRD Kukar Dorong Jaringan Hidran di Permukiman Padat

6 Oktober 2026 - 16:56 WITA

DPRD Kukar Evaluasi Fasilitas Pencegahan Kebakaran Usai 75 Bangunan Terbakar

6 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Trending di Advertorial