Teks foto ; Kepala Badan Kesbangpol Kukar , Rinda Desianti (Angga/okeborneo.com)
okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan program bantuan sosial bagi lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan anak terlantar tetap berlanjut pada 2026. Penyaluran bantuan dilakukan secara berkala dengan evaluasi data penerima setiap tiga bulan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Salah satu program yang terus dijalankan adalah bantuan permakanan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut menyasar 600 penerima di seluruh wilayah Kukar, dengan mekanisme penyaluran setiap tiga bulan.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap data penerima berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dikategorikan melalui desil. Penerima program permakanan diprioritaskan dari kelompok desil 1 hingga desil 4.
Evaluasi dilakukan untuk melihat perubahan kondisi sosial ekonomi penerima. Apabila penerima mengalami peningkatan kesejahteraan hingga masuk kategori desil 5 ke atas, bantuan dapat dialihkan kepada warga lain yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list).
Langkah tersebut dilakukan agar bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang masih memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan pemerintah.
Selain program permakanan, bantuan sosial lainnya juga tetap dilaksanakan, termasuk bantuan bagi lansia, penyandang disabilitas, dan anak terlantar. Pemerintah daerah juga melanjutkan program bantuan langsung tunai bagi kelompok sasaran yang telah ditetapkan.
Penentuan penerima bantuan mengikuti kriteria masing-masing program. Sebab, setiap jenis bantuan memiliki batasan desil yang berbeda, menyesuaikan ketentuan dan sasaran penerima manfaat.
Dengan evaluasi berkala tersebut, Pemkab Kukar berharap penyaluran bantuan sosial tetap berjalan secara berkelanjutan sekaligus memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh dukungan sesuai kriteria yang berlaku.(adv/diskomkukar/atr)










