Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 12 Apr 2022 19:17 WITA

BBPJN Sebut Jembatan Mahakam Masih Laik


BBPJN Sebut Jembatan Mahakam Masih Laik Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA— Jembatan Mahakam aman dan laik untuk dilalui berdasarkan hasil pemeriksaan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim-Kaltara, pasca insiden pilar Jembatan Mahakam ditabrak tongkang bermuatan batu bara pada Senin (28/3/2022) pagi lalu.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) AKP Wawan Setiawan mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dipimpin oleh direktur jembatan nasional dari BBPJN menyatakan tidak ada efek atas insiden tertabraknya pilar jembatan.

“Jadi tidak ada kerusakan dan dikatakan laik digunakan hingga saat ini,” ucapnya.

Berdasarkan penyelidikan unit Gakkum pihaknya telah memeriksa lima orang saksi dan membenarkan insiden terjadi akibat putusnya tali tambat.

“Namun insiden tersebut tidak langsung menumbuk atau goncangan yang kuat mengenai pilar jembatan, tapi hanya menyerempet dan tidak mengakibatkan kerusakan jembatan,” jelasnya.

Sementara itu, dikatakan Wawan untuk ganti rugi bisa dikonfirmasi kepada pihak BPPJN apakah ada nilai kerusakan dan apabila ada berarti ada nilai kerugian.

“Unsur pidana tidak ada, namun jika dilihat dari TKP, ini adalah kapal tongkang yang disandarkan pada tambatan ilegal mungkin kami akan mengarah kesana,” pungkasnya. (bdp/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kebakaran Jalan Pesut Kukar, Damkar Kerahkan Tujuh Unit dan Kuasai Api dalam 20 Menit

4 September 2026 - 21:47 WITA

Kemarau Mulai Keringkan Sawah, Pemkab Kukar Usulkan Modifikasi Cuaca

27 Agustus 2026 - 15:27 WITA

Akses Jalan Oloy Putus Akibat Longsor, Warga Muara Muntai dan Muara Wis Terdampak

25 Agustus 2026 - 13:26 WITA

Berawal dari Minta Tumpangan, Pria di Muara Kaman Diduga Serang Korban di Kebun Sawit

21 Agustus 2026 - 20:46 WITA

Karhutla Picu Kabut Asap hingga Tenggarong, Pemkab Kukar Perkuat Koordinasi Penanganan

20 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Karhutla Dekati Permukiman Pendingin, Empat RT Berpotensi Terdampak

18 Agustus 2026 - 19:40 WITA

Trending di Peristiwa