Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 12 Sep 2025 15:48 WITA

Bupati Aulia Dorong Regenerasi Petani, Siapkan Kredit Rp500 Juta Tanpa Bunga untuk Milenial


Drone pertanian digunakan dalam panen perdana demplot padi varietas Leisa di Bukit Biru, Tenggarong, yang dihadiri Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. (Kontributor Okeborneo.com) Perbesar

Drone pertanian digunakan dalam panen perdana demplot padi varietas Leisa di Bukit Biru, Tenggarong, yang dihadiri Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. (Kontributor Okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kutai Kartanegara tengah menghadapi tantangan serius dalam keberlanjutan sektor pertanian: semakin berkurangnya petani aktif akibat faktor usia dan minimnya minat generasi muda. Di tengah situasi itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa regenerasi petani menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menilai, tanpa hadirnya petani milenial, produktivitas yang sudah ditopang oleh teknologi modern akan sulit bertahan dalam jangka panjang.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri panen perdana Demonstration Plot (Demplot) padi varietas Leisa di Lapangan Sepak Bola, Kelurahan Bukit Biru, Tenggarong, Jumat (12/9/2025). Panen tersebut sekaligus menandai penerapan teknologi pertanian modern berbasis digital, termasuk penggunaan Drone Sprayer Agriculture dan bio-invigoration.

“Untuk regenerasi, kita dorong petani milenial agar terlibat aktif. Beberapa lokasi sudah digarap oleh petani milenial dengan dukungan teknologi modern, termasuk penggunaan drone. Pemerintah juga menyiapkan bantuan sesuai kebutuhan mereka,” kata Aulia.

Selain mendorong regenerasi, pemerintah daerah juga memberi perhatian khusus pada ketersediaan pupuk. Aulia menegaskan, bantuan pupuk tetap akan diberikan, namun distribusinya diarahkan agar lebih tepat sasaran. “Soal pupuk, tetap ada bantuan yang diberikan, namun distribusinya lebih diarahkan pada pupuk subsidi agar tepat sasaran,” jelasnya.

Di sisi permodalan, Pemkab Kukar memperkenalkan program Kredit Kukar Idaman Terbaik sebagai instrumen pendukung. Program ini kini menawarkan plafon pinjaman hingga Rp500 juta tanpa bunga, dengan sistem pembayaran yang fleksibel. “Dari sisi permodalan, Pemkab menyiapkan program Kredit Kukar Idaman Terbaik. Jumlah plafon pinjaman kini meningkat hingga Rp500 juta tanpa bunga. Pembayaran dilakukan setelah panen, sehingga petani lebih leluasa memulai usaha tanpa terbebani bunga,” tegas Aulia.

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong petani, khususnya generasi muda, untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan usaha pertanian. Pemerintah meyakini, kombinasi regenerasi petani, pemanfaatan teknologi modern, ketersediaan pupuk yang tepat sasaran, dan dukungan permodalan akan memperkuat ketahanan pangan Kukar sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Siapkan Opsi Baru untuk Hidupkan Kembali Tangga Arung Square dan Bioskop

22 Agustus 2026 - 15:48 WITA

14 Pejabat Kukar Dilantik, Bupati Sebut Pengisian Jabatan Masih Berjalan

21 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Berawal dari Minta Tumpangan, Pria di Muara Kaman Diduga Serang Korban di Kebun Sawit

21 Agustus 2026 - 20:46 WITA

Erau 2026 Dikawal Kejari Kukar, Pemkab Pastikan Pelaksanaan Sesuai Aturan

20 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Karhutla Picu Kabut Asap hingga Tenggarong, Pemkab Kukar Perkuat Koordinasi Penanganan

20 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Karhutla Dekati Permukiman Pendingin, Empat RT Berpotensi Terdampak

18 Agustus 2026 - 19:40 WITA

Trending di Peristiwa