Menu ✖

Mode Gelap

Prokom Kukar · 13 Agu 2024 13:11 WITA

Bupati Kukar Sebut Program Kredit Kukar Idaman Sukses Hingga Bisa Menjadi Percontohan untuk Daerah Lain


 Teks foto : Edi Damansyah Perbesar

Teks foto : Edi Damansyah

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Program Kredit Kukar Idaman (KKI) yang diluncurkan oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah dan Rendi Solihin, telah memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, terutama dalam hal kemudahan akses permodalan.

Program ini menawarkan kredit dengan bunga 0 persen, sebuah inisiatif yang jarang ditemui dan sangat membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kukar.

Kesuksesan program KKI ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Kukar tetapi juga menjadi perhatian daerah lain yang ingin mengadopsi model serupa.

Dengan menyediakan akses permodalan tanpa bunga, program ini berhasil menggerakkan ekonomi lokal dan memberikan contoh bagaimana pemerintah daerah dapat mendukung UMKM dengan cara yang praktis dan berkelanjutan.

Dikatakan Bupati Kukar, Edi Damansyah, program melawan rentenir ini diharapkan bisa memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat. Menjadi solusi permodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Saya tidak dalam kapasitas untuk menilai pekerjaan dan program kami sendiri. Biarkan saja publik yang menilai,” jelas Edi Damansyah.

Ia pun berharap terus ada perbaikan-perbaikan yang dilakukan, untuk menyempurnakan salah satu program dedikasi Kukar Idaman. Terutama masukan-masukan untuk perbaikan program sektor permodalan ini. Agar lebih dirasakan lagi manfaatnya oleh masyarakat.

Kini, Pemkab Kukar pun tidak hanya membuka akses permodalan kepada pelaku UMKM saja. Namun merambah ke sektor petani, nelayan dan pembudidaya ikan. Dengan nilai Rp 10-25 juta untuk sektor UMKM, dan Rp 50 juta ke atas untuk sektor petani, nelayan dan pembudidaya ikan.

Saat ini, sudah ada 1.200 lebih masyarakat Kukar yang menikmati program KKI. Pimpinan Cabang Bankaltimtara Tenggarong, Eryuni Ramli Okol, menjelaskan program yang bertujuan untuk memberikan akses permodalan bagi pelaku UMKM, petani, nelayan dan pembudidaya ikan yang dijalankan oleh Pemkab Kukar berbeda dengan daerah lain.

Tidak seperti program pinjaman nol persen daerah lain yang mensubsidi pembayaran bunga. Pemkab Kukar menghadirkan program KKI dengan pola penyertaan modal di Bankaltimtara. Sehingga program ini dapat terus berjalan dengan anggaran yang terus diputarkan dan memberi jangkauan kepada lebih banyak penerima manfaat.

“Kalau polanya subsidi pembayaran bunga, programnya itu tidak bisa berjalan terus. Sesuai kebijakan daerah ada atau tidak anggaran yang dialokasikan untuk membayarkan subsidi bunganya,” terang Eryuni.

“Karena berbeda polanya, program KKI ini saat ini menjadi percontohan bagi daerah lain untuk menerapkan pola yang sama,” tutupnya. (adv/prokomkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kukar Idaman Terbaik Dorong Penataan Desa Ramah Lingkungan, Aulia Tekankan Pelestarian Hutan dan Mangrove

7 November 2026 - 17:18 WITA

Kukar Siap Kerja Jadi Jalan Tingkatkan Kesejahteraan, Prioritaskan Masyarakat Desil 1–5

3 November 2026 - 15:44 WITA

Kukar Idaman Terbaik Siapkan Skema Pembangunan Terpadu Rp100 Miliar per Kawasan Perdesaan

29 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Etam Sejahtera Kukar Salurkan Bantuan Rp6,5 Miliar untuk 2.197 Santri Pesantren

29 Oktober 2026 - 13:30 WITA

Pemkab Kukar Alokasikan Anggaran Umrah Gratis bagi Pemuka Agama Mulai 2027

28 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Kukar Idaman Terbaik Dorong Solusi Air Bersih hingga Wilayah Pesisir

28 Oktober 2026 - 14:47 WITA

Trending di Advertorial