Menu ✖

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 21 Jun 2025 14:54 WITA

Desa Loa Raya Kembangkan Wisata Batu Ampar, Dispar Kukar Siap Dampingi Hingga Pembentukan Pokdarwis


Desa Loa Raya Kembangkan Wisata Batu Ampar, Dispar Kukar Siap Dampingi Hingga Pembentukan Pokdarwis Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, terus melakukan pengembangan terhadap objek wisata alam Batu Ampar yang dibuka sejak 2022. Wisata ini kini menjadi salah satu fokus pengembangan pariwisata desa dengan memanfaatkan keindahan panorama alam di kawasan tersebut.

Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Arianto, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya desa dan kelurahan dalam mengelola potensi wisata lokal. Menurutnya, semakin banyak destinasi yang berkembang di wilayah perdesaan, maka dampaknya akan terasa langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

“Kami terus memantau perkembangan potensi wisata di desa dan kelurahan. Jika memang ada potensi yang bisa dikembangkan, kami siap melakukan pendampingan, termasuk pembentukan dan pelatihan Pokdarwis agar pengelolaannya bisa lebih profesional,” ujarnya.

Salah satu contoh konkret adalah dukungan terhadap pengelolaan wisata Batu Ampar di Desa Loa Raya. Arianto menuturkan, pembinaan terhadap kelompok sadar wisata (Pokdarwis) menjadi langkah penting dalam membangun destinasi desa yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Loa Raya, Martin, mengungkapkan bahwa pengembangan Batu Ampar dimulai sejak awal masa jabatannya. Ia menginisiasi pertemuan bersama para tokoh masyarakat untuk membuka akses dan membersihkan jalur menuju lokasi wisata tersebut.

“Kalau tidak dimulai dari sekarang, mungkin butuh waktu puluhan tahun untuk bisa dikelola. Kami akhirnya membentuk Pokdarwis yang kini mengelola Batu Ampar. Namanya Pokdarwis Sampai Ngelung,” jelas Martin.

Batu Ampar kini difokuskan sebagai lokasi camping ground dengan konsep alam terbuka di sekitar aliran sungai. Fasilitas penunjang seperti gazebo sudah tersedia. Selain itu, lokasi ini juga tengah menjadi objek penelitian oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kukar.

Martin menambahkan, hasil riset yang sedang berlangsung tersebut diharapkan menjadi dasar pengajuan bantuan anggaran ke Dispar Kukar untuk pengembangan lebih lanjut.

“Kami masih menunggu hasil kajian BRIDA. Harapannya, hasil riset ini bisa memperkuat argumentasi kami dalam mengajukan dukungan dana untuk mengembangkan potensi wisata Batu Ampar secara optimal,” pungkasnya.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Belimbur Jadi Penutup Erau Adat Kutai 2026, Ahmad Yani Ajak Masyarakat Maknai Air sebagai Sumber Kehidupan

29 September 2026 - 17:30 WITA

Ribuan Lampu Jalan Mulai Terpasang di Kukar, Kawasan Pesisir Ikut Jadi Prioritas

29 September 2026 - 12:00 WITA

58 UMKM Ramaikan Arbizz Space Tenggarong, Kawasan Kuliner Ini Punya Skatepark dan Panggung Musik

29 September 2026 - 11:59 WITA

Anggaran Kukar Tertekan, DKP Pastikan Bantuan Perikanan Tetap Berjalan hingga Akhir 2026

29 September 2026 - 11:57 WITA

Luruskan Isu Pemindahan, Bupati Kukar Tegaskan Erau Adat Kutai Tetap Digelar di Tenggarong

28 September 2026 - 15:42 WITA

HUT ke-244 Tenggarong, Bupati Kukar Dorong Pelayanan Publik Lebih Humanis

28 September 2026 - 15:07 WITA

Trending di Advertorial